Showing posts with label atasi. Show all posts
October 15, 2015
Ini Cara Atasi Jika Anak Sakit Panas
Unknown
Thursday, October 15, 2015
anak-anak
,
atasi
,
cara
,
demam
,
sakit panas
,
sehat
No comments
:
Setiap anak pasti ada saatnya mengalami perubahan pada tubuhnya,
seperti sakit panas dialami secara tiba-tiba. Namun itu biasanya demam yang
timbul, merupakan reaksi alami pertahanan tubuh ketika mengalami infeksi virus.
Demam pada sianak bisa cepat disembuhkan, asal mendapat
perawatan yang cepat dan tepat. Apalagi demam yang dideritanya masih berada di
kisaran ringan, yakni antara 37,5 derajat hingga 38 derajat Celcius.
Menurut patient.co.uk, kenyamanan anak adalah hal pertama yang
perlu diperhatikan ketika anak sakit panas, karena demam membuat anak merasa
tidak nyaman dan terganggu.
Begitu juga saat anak merasa kehausan dan mengalami dehidrasi.
Oleh karena itu, untuk menurunkan panas anak, jagalah agar anak selalu
terhidrasi, dengan banyak-banyak meminumkan cairan dan air putih pada anak, walaupun
anak tidak merasa haus.
Jika anak menolak untuk minum, ibu boleh sedikit memaksa anak.
Malah biasanya, anak akan terus meminta minum ketika menemukan bahwa air bisa
sedikit memberikan kesejukan dan rasa nyaman.
Kemudian, jika ruangan Anda bersuhu normal dan tidak menggunakan
AC, ada baiknya untuk membuka baju anak, jangan malah membungkusnya dalam
berlapis-lapis pakaian. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya
overheating.
Selimuti anak dengan bahan yang nyaman dan tidak terlalu tebal.
Jagalah suhu ruangan Anda tetap normal (sekitar 18? C atau 65? F) dengan
membuka jendela atau memanaskan ruangan, bila ruangan terasa terlalu dingin.
Bila kaum ibu hendak mengompres anak, jaga agar kompres tidak
terlalu dingin, karena suhu yang terlalu dingin malah membuat pembuluh darah
menyempit dan menurunkan pelepasan panas. Panas pun bisa terperangkap di bagian
tubuh yang lebih dalam dan memperburuk keadaan. Semoga bermanfaat.
April 24, 2015
Nyeri Perut Saat Haid, Bisa Diredakan Dengan Jenis Olahraga Ini
Unknown
Friday, April 24, 2015
atasi
,
haid
,
nyeri haid
,
olahraga
,
sehat
,
wanita
,
yoga
No comments
:
Bagi kaum wanita yang mengalami nyeri di perut saat haid datang, ternyata bisa diatas dengan berolahraga. Tak perlu berat, namun teratur, Anda sudah bisa terhindar dari nyeri haid.
Dokter Sophia Hage mengatakan dengan berolahraga teratur minimal dua kali seminggu bisa mengurangi nyeri haid. "Bisa jogging, treadmill, atau ikut kelas yoga," ujarnya saat ditemui dalam sebuah acara di Balai Kartini, Jakarta.
Ia memganjurkan paling tidak dalam seminggu Anda bisa melakukan olahraga rutin dengan durasi 150-300 menit saja. Dengan durasi tersebut, Anda bisa melakukan olahraga apapun yang Anda senangi. Namun, harus masih dalam intensitas sedang.
"Misalnya jogging atau pilates. Kalau zumba itu intensitas tinggi. Tidak apa-apa tapi jangan setiap hari," ujarnya.
Sementara itu olahraga yang sangat dianjurkan adalah yoga. "Pernapasan pada yoga bisa membuat lebih tenang. Kalau cemas, deg-degan, napas enggak teratur, itu akan mengganggu sirkulasi darah. Akhirnya nyeri haid," kata Sophia.
Olahraga sebagai upaya untuk mengurangi nyeri haid juga sudah terbukti dan diakui dalam berbagai literatur. "Olahraga membantu seimbangkan hormon. Sirkulasi darah jadi lancar," kata Sophia.
Olahraga bisa membuat seluruh pembuluh darah, bahkan sampai pembuluh yang paling kecil atau kapiler, bisa mendapatkan pasokan oksigen yang cukup. "Kalau jarang olahraga terus kesemutan, itu rasa yang timbul karena pembuluh darah yang kecil itu tidak dialiri oksigen."
Ketika olahraga, metabolisme tubuh membaik dan aliran darah pun akan lancar. Akibatnya, nyeri haid pun berkurang.
Selain itu, dengan melakukan olahraga yang Anda sukai, meski sedang haid dan nyeri, rasa itu tidak akan terasa. Sebab, pikiran Anda akan teralihkan dan lebih fokus dengan berolahraga yang tentunya menyenangkan.
CNNIndonesia
Dokter Sophia Hage mengatakan dengan berolahraga teratur minimal dua kali seminggu bisa mengurangi nyeri haid. "Bisa jogging, treadmill, atau ikut kelas yoga," ujarnya saat ditemui dalam sebuah acara di Balai Kartini, Jakarta.
Ia memganjurkan paling tidak dalam seminggu Anda bisa melakukan olahraga rutin dengan durasi 150-300 menit saja. Dengan durasi tersebut, Anda bisa melakukan olahraga apapun yang Anda senangi. Namun, harus masih dalam intensitas sedang.
"Misalnya jogging atau pilates. Kalau zumba itu intensitas tinggi. Tidak apa-apa tapi jangan setiap hari," ujarnya.
Sementara itu olahraga yang sangat dianjurkan adalah yoga. "Pernapasan pada yoga bisa membuat lebih tenang. Kalau cemas, deg-degan, napas enggak teratur, itu akan mengganggu sirkulasi darah. Akhirnya nyeri haid," kata Sophia.
Olahraga sebagai upaya untuk mengurangi nyeri haid juga sudah terbukti dan diakui dalam berbagai literatur. "Olahraga membantu seimbangkan hormon. Sirkulasi darah jadi lancar," kata Sophia.
Olahraga bisa membuat seluruh pembuluh darah, bahkan sampai pembuluh yang paling kecil atau kapiler, bisa mendapatkan pasokan oksigen yang cukup. "Kalau jarang olahraga terus kesemutan, itu rasa yang timbul karena pembuluh darah yang kecil itu tidak dialiri oksigen."
Ketika olahraga, metabolisme tubuh membaik dan aliran darah pun akan lancar. Akibatnya, nyeri haid pun berkurang.
Selain itu, dengan melakukan olahraga yang Anda sukai, meski sedang haid dan nyeri, rasa itu tidak akan terasa. Sebab, pikiran Anda akan teralihkan dan lebih fokus dengan berolahraga yang tentunya menyenangkan.
CNNIndonesia
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)

