Showing posts with label pakar. Show all posts

October 27, 2015

Saat Tepat Ajari Anak Pendidikan Seksual Sejak Usia Dini

No comments :
Mengenalkan pendidilkan seksual  pada anak-anak usia dini, itu sangat penting dilakukan oleh orang tuan, karena itu bisa dijadikan benteng bagi anak dalam menjaga dirinya dikehidupannya sehari-hari. Namun, sebagian masyarakat menganggap tabu dengan mengajarinya pendidikan seksual bagi anak.

Dalam sebuah acara Dokter cilik Award 2015 di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (26/10/2015), seperti dari laman detik.com, terungkap ada tiga fase saat mengajari pendidikan seksual pada anak.

"Terdapat 3 fase dalam memberikan pendidikan seksual pada seseorang yaitu saat pra pubertas, pubertas dan pasca purbertas," sebut Peni Handayati, M.Psi.


Fase pra pubertas jelas Peni, seseorang akan lebih ditekankan pada peran wanita dan laki-laki dalam masyarakat. Kemudian, akan berbeda lagi ketika memasuki fase pubertas. Materi yang diberikan lebih pada penekanan dalam personal responsibility. Selanjutnya, pasca pubertas atau sebelum menikah, penekanan personal responsibility akan lebih besar lagi. Misalnya, dijabarkan bagiamana peran orang tua dalam keluarga.

"Beberapa anak-anak di Indonesia telah mendapatkan konsep pendidikan seksual seperti di Sumatera dan Kalimantan. Tetapi masih banyak anak-anak dari daerah lain belum mengetahui tentang pendidikan seksual yang berbasis bukan biologis, tetapi lebih ke moral dan responbility-nya," lanjut Peni.

Ia mengatakan, pendidikan seksual pada anak bisa diberikan dengan cara pendekatan yang berbeda, disesuaikan dengan nilai-nilai yang akan disampaikan. Peni mencontohkan, misalnya materi bahwa pria dan wanita memiliki peran yang nantinya tidak sama. Untuk itu, perlu ditekankan jika wanita harus lebih menjaga dirinya sedangkan pria harus menghormati wanita dan tidak melakukan pelecahan seksual.

Pendidikan seksual sejak dini, lanjut Peni, diharapkan bisa menjadi benteng bagi setiap anak agar tidak melakukan hal-hal yang seharusnya  memang belum mereka lakukan. Selain itu, anak-anak juga diharapkan mampu memproteksi diri dan lingkungannya agar terhindar dari pelecahan seksual.

"Apabila seseorang ingin menyentuh bagian privasi terutama anak perempuan, mereka harus berani bilang tidak. Namun, apabila si pelaku tetap memaksa minimal mereka harus berani untuk teriak. Kemudian, ketika ada seseorang yang menjadi korban pelecahan seksual, kita harus mengajak mereka agar mau sharing, tetapi tidak menghakiminya," tutup Peni.

October 06, 2015

Coba Metode Ini Turunkan Berat Badan

No comments :
Memiliki tubuh yang ideal pastinya idaman setiap orang, khususnya kaum wanita. Namun, kadang para perempuan beranggapan tubuh yang kurus itu sudah ideal, padahal belum tentu sehat, karena itu memiliki berat badan dibawah normal dan biasanya cenderung kurang gizi.
Dr. dr. Inge Permadhi, MS, SpGK, dokter spesialis gizi klinik dalam acara Peluncuran Aplikasi diet WRP Companion dan Wajah Baru di Jakarta beberapa waktu lalu, mengatakan, tubuh langsing yang sehat dan berbentuk dapat dimiliki semua orang secara mudah dengan melakukan diet  dan olahraga.
“Diet yang dijalankan untuk menurunkan berat badan juga harus diet sehat, bukan diet “menyiksa tubuh” yang akhirnya justru bisa menimbulkan penyakit,” tuturnya.
Rekomendasi berat badan ideal adalah memiliki indeks massa tubuh  (IMT) yang normal, yang berarti memiliki komposisi lemak dan otot yang ideal.
Menurut dr. Inge ada 4J yang harus diperhatikan dalam pola makan sehat untuk memiliki tubuh sehat, langsing, dan berbentuk.

1. Jumlah
Untuk mendapatkan Indeks Massa Tubuh yang ideal, jumlah makanan yang dikonsumsi harus disesuaikan dengan aktivitas fisik per harinya. Cukupi kebutuhan karbohidrat 55-60% dari total kalori, kebutuhan lemak yang sehat < 30% dari total kalori, kebutuhan protein 15% dari total kalori, serta kebutuhan vitamin dan mineral dari makanan sehat yang dikonsumsi seperti buah dan sayur.
“Timbang berat badan cukup dilakukan satu kali dalam seminggu. Tapi, lakukan di waktu yang sama di pagi hari. Hindari menimbang setiap hari, ini hanya akan membuat Anda stres,” ungkap dr. Inge.

2. Jenis
Makanan yang dikonsumsi harus bervariasi jenisnya, agar tercukupi kebutuhan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, serat dan cairan yang dibutuhkan oleh tubuh. Dalam sehari sebaiknya mengonsumsi 3-4 porsi padi-padian atau gandum, 3-4 porsi sayur dan 2-3 porsi buah, 2-3 porsi protein hewani dan nabati, serta 8 gelas cairan termasuk air putih.
Sedangkan, gula, minyak, dan garam berada di tingkatan porsi yang harus dibatasi penggunaannya, yaitu 4 sendok makan gula, 1 sendok teh garam, dan 5 sendok makan minyak.
3. Jadwal
Salah satu faktor yang membantu suksesnya penurunan berat badan adalah makan teratur. Makan harus sesuai dengan jadwal makan, yaitu tiga kali makan utama ditambah dengan 2-3 kali snack. Waktu makan yang tidak teratur berpotensi mengganggu fungsi lambung, sehingga pada akhirnya akan mengganggu Indeks Massa Tubuh yang ideal.
“Jangan pernah menunda atau melewatkan salah satu waktu makan, termasuk sarapan. Biasakan selalu sarapan setiap pagi. Sudah banyak penelitian membuktikan, bahwa orang yang melewatkan makan akan semakin sulit menurunkan berat badan, karena metabolisme tubuhnya menurun,” jelas dr. Inge.

4. Jurus Masak
Untuk menurunkan berat badan, makanan yang dikonsumsi harus dimasuk dengan “jurus masak” yang baik dan tepat, yaitu diolah dnegan cara dikukus, direbus, ditim, dipanggang serta kurangi mengonsumsi makanan yang diolah dengan cara digoreng.
Selain menjalani pola makan sehat 4 J tersebut, jangan lupa untuk berolahraga secara rutin minimal 30 menit setiap hari. Kombinasi ini akan membuat Anda lebih mudah menurunkan berat badan dan membentuknya.


September 15, 2015

Ini Manfaat Melompat-lompat

No comments :
Melompat, tak lepas dari sifatnya anak-anak, karena senang dengan kegiatan seperti itu. Namun, tak salahnya hal serupa juga bisa dilakukan oleh orang dewasa.
Karena melompat selama dua menit  dalam sehari saja dapat menurunkan risiko keropos tulang atau osteoporosis.
Peneliti dari Loughborough University mengatakan, melompat-lompat dapat memperkuat tulang pinggul pada orang tua dan mengurangi risiko patah tulang jika terjatuh. Peneliti menemukan kembalinya kepadatan tulang di kaki setelah seseorang rutin melompat selama satu tahun.
Studi ini dibuktikan dengan subyek penelitian 34 pria berusia 65-80 tahun yang mengikuti latihan melompat.  Selama satu tahun, para responden diminta untuk tidak mengubah kebiasaan makanan dan juga kegiatan fisiknya.
Hasilnya, setelah dilakukan CT scan terlihat adanya perubahan kepadatan tulang pada kaki pada mereka yang rutin melompat-lompat dibanding yang tidak. Dengan mengurangi risiko osteoporosis, maka risiko mengalami patah tulang pinggul pun menurun.
Salah satu peneliti dari Loughborough University's National Centre for Sport and Exercise Medicine (NCSEM), dokter Sarah Allison mengatakan, patah tulang pinggul merupakan masalah yang paling sering ditemui pada orang tua. Seiring bertambahnya usia kepadatan tulang memang menipis. Patah tulang pinggul bukan hanya menurunkan kualitas hidup penderitanya tapi juga membutuhkan penanganan medis yang berat.
 "Kita tahu olahraga dapat meningkatkan kekuatan tulang dan jadi kami ingin menguji bentuk latihan yang mudah dan cepat untuk mereka bisa lakukan di rumah,” jelas Sarah.
Ahli radiologi dokter Winston Rennie mengatakan, kepadatan tulang menunjukkan perubahan signifikan setelah melakukan gerakan melompat-lompat. Untuk itu, olahraga penting dilakukan oleh siapa pun. 

Namun, gerakan melompat pada orang tua harus dilakukan dengan hati-hati. Pastikan dulu dengan memeriksakan diri ke dokter, apakah Anda masih aman untuk melakukan gerakan melompat

September 12, 2015

Latihan Ini Bisa Bantu Anda Hilangkan Nyeri Otot

No comments :
Menderita nyeri otot, pasti semua merasakannya, mulai yang ringan hingga berat. Sehingga banyak yang dikeluhkan akibat rasa nyeri yang dirasakannya.
Namun, untuk mengelola nyeri, sebenarnya ada beberapa latihan yang dapat membantu‎ Anda. Seperti disampaikan dokter spesialis Rehabilitasi Medik dari Klinik Nyeri dan Tulang Belakang Jakarta, dr Sri Wahyuni, berikut ulasannya:
1. Taichi
‎Seni bela diri China ini, kata Sri, sangat bermanfaat bagi orang yang kerap mengalami masalah otot.
"Gerakannya yang mengutamakan keseimbangan, stabilitas dan ketepatan melatih kelenturan otot," kata dokter yang akrab disapa Ade ini di sela-sela acara diskusi `Teknologi Terkini Atasi Nyeri.
2. Yoga
‎Sejumlah jurnal medis mencatat, latihan yoga juga baik dalam manajemen nyeri otot. "Latihan ini juga dapat membantu relaksasi dan mempengaruhi pikiran lebih tenang," ujarnya.
‎3. Renang
Cabang olahraga renang, menurut Sri, disarankan untuk hampir semua kasus nyeri otot.
"Berenang itu nggak ada beban, jadi pasien dapat melatih semua ototnya. Selain itu, tumit juga tidak perlu bekerja keras. Latihan ini paling baik dilakukan pada kasus nyeri lutut,pinggang pada orangtua,"pungkasnya.


September 11, 2015

Ada Kandungan Zat Pengobatan Kanker Pada Bunga Ini

No comments :
Kanker, penyakit yang selalu identik dengan sukar untuk diobati. Namun, peneliti mengungkapkan ada 'senjata' baru dalam melawan kanker. 'Senjata' tersebut berupa obat yang dibuat dari bunga crocus, bunga dengan kelopak berwarna ungu dan serbuk sari berwarna kuning kemerahan. Serbuk sari bunga crocus disebut bisa memantu menyapu bersih tumor.

Dikatakan pendiri The drug's British, Profesor Laurence Patterson, dari Bradford University obat yang dibuat dari bunga crocus itu bisa mengobati hampir seluruh jenis kanker termasuk kanker payudara, kanker usus, kanker tenggorokan, dan kanker prostat. Pada obat ini, bahan dasar yang digunakan yakni colchicine yaitu ekstrak dari crocus musim semi.

Sebelumnya, bunga crocus mesim semi diketahui memiliki bahan anti-kanker namun ternyata terlalu beracun untuk tubuh manusia. Untuk itu, para peneliti menautkan 'umpan' kimia pada colchicine yang tidak teraktivasi sampai colchicine mencapai daerah yang terkena kanker. Setelah sampai, 'umpan' kimia ini dihilangkan oleh enzim yang berada di tumor tersebut.

Sehingga, memungkinkan obat untuk merusak pembuluh darah yang menyuplai oksigen dan nutrisi tumor untuk tumbuh. Untuk uji coba obat ini, peneliti sudah menggunakannya pada tikus yang terkena kanker. Diketahui, satu dosis cukup untuk menghilangkan tumor.

"Timor pada beberapa mulai hilang sedikit demi sedikit dan tidak muncul kembali gejalanya. Tidak semua namun beberapa tikus. Dan itu hanya 1 dosis di mana hal ini amat tidak biasa," ujar Prof Patterson, demikian dikutip dari Daily Mail.

Ke depannya, obat ini diharapkan dapat menyembuhkan kanker yang prevalensinya cukup tinggi seperti kanker payudara, kanker serviks dan kanker paru-paru. Di Indonesia, menurut dr Sonar Soni Panigoro, SpB(K)Onk kanker payudara, kanker serviks, kanker paru, kanker usus, kanker hati dan kanker nasofaring menjadi beberapa jenis kanker yang prevalensinya cukup tinggi di Indonesia.

"Faktor-faktor risiko kanker tidak serta merta langsung membuat orang jadi kena kanker, karena ada faktor internal seperti genetik dan juga eksternal misalnya infeksi lain yang bisa memicu sel kanker," tutur dr Sonar.

Penanganan kanker di Indonesia pun dilakukan antara lain dengan menggunakan kemoterapi, radioterapi, dan ada juga yang kini tengah dikembangkan yaitu imunoterapi. Imunoterapi merupakan terapi kanker dengan cara memperkuat sel imun dalam melawan sel kanker.

September 09, 2015

Kerap Menguap, Lima Penyakit Ini Bisa Terjadi

No comments :
Menguap, pasti selalu terjadi pada setiap orang. Tapi, bagaimana jika itu terjadi sepanjang waktu bahkan ketika Anda telah tidur malam selama 8 jam? Jika ya, waspadai tanda penyakit yang ada di dalam tubuh Anda.
Beberapa hipotesis muncul untuk menjelaskan alasan kita menguap, namun para ahli hingga kini belum menemukan konsensus tentang fenomena ini.
Dalam kehidupan sehari-hari, menguap kerap disebut tindakan memalukan, terutama jika Anda berada di rapat atau berbicara dengan seseorang tentang sesuatu yang serius. Menguap juga identik dengan kelelahan. 
Selain itu, menguap juga bisa berarti tubuh Anda sedang mengirim sinyal untuk masalah kesehatan tertentu. Seperti dikutip Boldsky, Selasa (8/9/2015) berikut masalah kesehatan yang mungkin Anda hadapi:
5 Penyakit Yang Bisa Terjadi Kala Anda Kerap Menguap
1. Masalah jantung
Seorang Psikolog di Georgia Gwinnett College Lawrenceville, Ga, Steven M. Platek , Ph.D., mengatakan, menguap berfungsi meningkatkan aliran darah arteri dan memungkinkan aliran darah yang lebih dingin ke otak.
Jadi bila Anda merasa terganggu karena terus menguap tapi tidak lelah, coba ambil tes jantung. 
2. Multiple Sclerosis
Sebuah studi terbaru menyatakan, orang yang menderita multiple sclerosis menderita disfungsi thermoregualtory (ketidakmampuan untuk mengontrol suhu tubuh mereka) yang menyebabkan seseorang terus menguap.
3. Gangguan otak
Alasan lain mengapa Anda sering menguap bisa dikarenakan Anda menderita radang otak akibat stroke. Di sisi lain, studi terbaru menunjukkan, menguap berlebihan adalah gejala pada pasien yang menderita lesi di batang otak mereka.
4. Epilepsi
Sering menguap juga bisa menjadi tanda penyakit epilepsi. Neurolog Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr. Fitri Octaviana Sumantri, SpS(K), M. Pd. Ked, sempat mengatakan, penyebab epilepsi sulit ditentukan. Maka itu, diagnosa harus ditegakkan dengan sangat hati-hati setelah melalui anamnesis yang rinci.
5. Efek obat-obatan
Obat-obatan yang Anda konsumsi dapat memicu rasa kantuk berlebihan. Disarankan untuk menginformasikan kondisi ini pada dokter Anda. Sebagai contoh, obat-obatan seperti SSRI (selective serotonin reuptake inhibitor), antihistamin menyebabkan kantuk.

September 08, 2015

Pesan Kemenkes Kurangi Dampak Asap Kebakaran Bagi Kesehatan

No comments :
Kabut asap yang menyelimuti hampir sebagian pulau Sumatera, akibat pembakaran lahan di hutan Riau, Jambi dan Sumatera Selatan, serta beberapa titik api di daerah lain, dampaknya bahaya kesehatan bagi warga, karena bisa terkena penyakit, mulai dari risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), sesak napas, hingga risiko kanker paru.

"Kebakaran hutan ini tentu perlu di atasi secara menyeluruh, mulai dari pencegahan, jangan membakar hutan untuk mendapatkan lahan kebun, upaya pemadaman kebakaran hutan, rekayasa lingkungan serta hal mendasar lainnya," tutur Prof dr Tjandra Yoga Aditama, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan, melalui surat elektronik kepada wartawan, Senin (7/9/2015).

Untuk itu, Prof Tjandra yang juga merupakan dokter spesialis paru dari RS Persahabatan Rawamangun ini mengatakan ada lima hal yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi dampak buruk.

1. Kurangi aktivitas di luar
Hindari atau kurangi aktivitas di luar rumah atau gedung, terutama bagi mereka yang mengidap penyakit jantung dan gangguan pernafasan. Hal ini memang tidak terlalu mudah dilakukan, tapi perlu diupayakan maksimal.
Upayakan agar polusi di luar tidak masuk ke dalam rumah, sekolah, kantor dan ruang tertutup lainnya. Jika memang terpaksa harus pergi ke luar rumah atau gedung maka sebaiknya menggunakan masker.

2. Lakukan PHBS
Selalu lakukan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS), seperti makan bergizi, jangan merokok, istirahat yang cukup dan lain lain.
Makan makanan bergizi serta istirahat yang cukup dapat menjaga daya tahan tubuh tetap maksimal. Dengan daya tahan tubuh yang maksimal, masyarakat dapat mengurangi risiko penyakit infeksi.

3. Jangan ragu berobat
Paparan asap dapat menyebabkan sesak napas, batuk-batuk hingga nyeri dada. Segeralah berobat ke dokter atau sarana pelayanan kesehatan terdekat bila mengalami kesulitan bernapas, batuk berkepanjangan, nyeri dada atau gangguan kesehatan lain.

4. Waspada penyakit bawaan
Bagi mereka yang telah mempunyai gangguan paru dan jantung sebelumnya, mintalah nasehat kepada dokter untuk perlindungan tambahan sesuai kondisi.
Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko kekambuhan penyakit yang diakibatkan oleh gas dan partikulat debu yang ada di asap.

5. Lindungi makanan dan minuman
Makanan bergizi dan sumber air dapat terkontaminasi oleh asap akibat kebakaran hutan. Untuk mencegah kontaminasi asap dan debu kebakaran hutan pada bahan pangan maka penampungan air minum dan makanan harus terlindung baik.
Buah-buahan dan sayur-sayuran dicuci bersih sebelum dikonsumsi. Bahan makanan dan minuman yang dimasak perlu di masak dengan air matang.


Hindari Gunakan Perangkat Mobile di Bawah Sinar Matahari

No comments :
Telepon pintar atau smartphone, tablet, laptop, serta perangkat mobile lainnya, saat ini sudah tidak asing lagi, karena rata-rata sudah setiap orang menggunakanya. Tapi yang perlu diperhatikan saat menggunakannya.
Karena  sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa menggunakan perangkat teknologi tersebut di bawah sinar matahari bisa memicu kanker kulit.
Temuan tersebut telah mendorong para peneliti untuk menyarankan kepada orang-orang untuk memakai krim matahari, kacamata hitam dan kalau perlu menutupi wajah dan leher mereka jika menggunakan ponsel di luar ruangan.

"Sinar UV yang terpantul pada layar perangkat mobile bisa memicu kanker kulit," jelas Mary Logue dari University of New Mexico, kepada Daily Mail.

Mary menambahkan bahwa menggunakan perangkat mobile di dalam ruangan adalah cara terbaik untuk mengurangi risikonya. "Namun itu jelas tidak praktis bagi kebanyakan orang," lanjut Mary.

Karena itu, para peneliti menganjurkan kepada kita untuk selalu mengenakan kacamata hitam dan tabir surya di leher dan wajah ketika menggunakan perangkat mobile di luar ruangan. Studi ini telah diterbitkan di Journal of the American Academy of Dermatology.


September 07, 2015

Jangan Abaikan Infeksi Gigi Pada Ibu Hamil

No comments :
Bagi Anda ibu hamil jangan pernah mengabaikan infeksi gigi dan gusi, karena itu  bisa meningkatkan risiko bayi lahir prematur dan berat badan lahir rendah sebesar 2,8 kali.
"Kelahiran prematur selalu tidak diinginkan oleh dokter maupun orang tua. Bayi lahir prematur berisiko meninggal sehingga perlu dirawat di inkubator yang biayanya tidak murah," kata Ginekolog Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading Jakarta dr Boy Abidin SpOG(K)  di Jakarta dua hari lalu.
Menurut Boy, infeksi gigi dan gusi seringkali tidak diperhatikan oleh ibu hamil. Padahal, kehamilan menyebabkan terjadi perubahan tubuh dari ujung rambut hingga ujung kaki, termasuk pada gigi dan gusi.
Boy mengatakan ibu hamil akan mengalami pelebaran dan pelunakan pembuluh darah karena perubahan hormon. Hal itu juga terjadi pada gusi dan mulut sehingga ibu hamil lebih mudah berdarah saat menggosok gigi.
"Akibatnya, banyak kejadian ibu hamil menjadi malas menggosok gigi karena takut akan berdarah. Beberapa pasien saya kemudian memilih menggosok gigi tanpa menggunakan sikat gigi. Jadi hanya menggunakan jari dan pasta gigi," tuturnya.
Namun, Boy menyarankan ibu hamil untuk tetap rajin menggosok gigi, yaitu setelah sarapan dan sebelum tidur. Supaya tidak mengalami pendarahan gusi, dia menyarankan untuk menggunakan sikat gigi yang kecil dan lembut.
Menurut Boy, pendarahan gusi yang terjadi terus menerus bisa menyebabkan kadar hemoglobin ibu hamil menjadi turun dan berdampak pada kehamilan. Selain itu, pendarahan juga berpotensi menimbulkan infeksi yang menjadi pintu masuk bakteri dan penyakit.
"Infeksi menjadi salah satu faktor kesakitan dan keguguran kehamilan. Angkanya 15 persen dibandingkan faktor lainnya," katanya.
Sementara itu, Head of Professional Relationship Oral Care PT Unilever Indonesia drg Ratu Mirah Afifah mengatakan musuh penyakit gigi dan gusi adalah karang gigi. Sedikit saja ada karang gigi, bisa menyebabkan penyakit yang gawat.
"Pendarahan bisa terjadi karena karang gigi sudah mengeras. Karena itu, ibu hamil harus rajin menggosok gigi dan rutin memeriksakan gigi," ujarnya.


April 14, 2015

Pentingnya Orangtua Mengetahui Gejala Kanker Pada Anak

No comments :
Kanker merupakan sebuah penyakit yang sangat ditakutkan, apalagi terjangkitnya pada anak-anak. Hal ini yang paling berperan dalam mengawasi serta mendeteksi gejala kanker pada anak itu adalah orangtua.

Pernyataan itu disampaikan konsultan kanker anak Rumah Sakit Dharmais Jakarta dr Edi Setiawan Tehuteru, SP AK, MHA, dalam seminar edukasi kanker pada anak, di Aula Balaikota Banda Aceh, Selasa (14/4/2015).

Menurutnya, orangtua harus memiliki pengetahuan karena kanker pada anak sangat sulit dideteksi, berbeda dengan kanker pada orang dewasa.

Karena sampai saat ini, dari sekian banyak kanker yang dapat ditemui pada anak, hanya satu jenis yang bisa dideteksi secara dini, yakni kanker bola mata atau dikenal dengan istilah retinoblastoma. 

"Karenanya, penting bagi orangtua untuk mengetahui dan mewaspadai gejala kanker pada anak mengingat baru satu jenis yang dapat dideteksi secara dini," ujar Edi.

Kata Edi, deteksi dini untuk retinoblastoma dinamakan 'lihat merah'. Pemeriksaannya pun tidak harus ke rumah sakit besar, karena juga bisa diperiksa oleh seorang tenaga kesehatan yang telah dilatih sebelumnya.

"Di Puskesmaspun bisa diperiksa dengan menggunakan alat yang disebut ophthalmoscope, suatu alat untuk melihat bagian dalam dari mata anak," tutur Edi.

Menurut Edi, kanker pada anak berbeda dengan yang terjadi pada orang dewasa. Karena, kanker pada orang dewasa bisa dicegah sedangkan pada anak tidak.

Untuk itu, Edi menyarankan orangtua supaya mengajarkan anaknya menjalani pola hidup sehat dari sejak usia dini. Dengan demikian saat dia sudah beranjak dewasa, setidaknya bisa terhindar dari berbagai jenis kanker yang biasa menyerang orang dewasa.

Orangtua juga saat mencurigai anaknya terkena kanker, sebaiknya segra membawanya ke rumah sakit, serta mengkonfirmasi apakah itu gejala yang dijumpai benar kanker atau bukan.

April 09, 2015

Makanan Sehat Itu Tidak Mahal Loh

No comments :
Untuk mendapatkan makanan yang aman dan sehat itu padahal tidak perlu mahal. Sebab, yang menentukan keamanan dan kesehatan makanan adalah higienitas dan perilaku hidup bersih, termasuk dalam memasak dan memilih makanan.

Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan 
Nila Moeloekpada puncak peringatan Hari Kesehatan Dunia, di Balai Kota Jakarta Utara, Selasa (7/4). di tingkat global, tema yang dipilih pada Hari Kesehatan Sedunia tahun ini adalah "Food Safety", sedangkan tema nasionalnya adalah "Pilih dan Konsumsi Pangan yang Aman dan Sehat".

Menkes menambahkan, makanan yang aman dan sehat dimulai dari rumah, termasuk menyiapkan bahan serta memasak dan menyajikan dengan baik dan benar. Semuanya itu tidak memerlukan biaya yang mahal. "Kata kuncinya adalah perhatikan aspek kebersihan dan higienitas," ujar Menkes.


Menurut Menkes, tema Hari Kesehatan Sedunia tentang keamanan pangan sangat terkait dengan upaya pengendalian faktor risiko penyakit bawaan pangan untuk mencegah kejadian luar biasa keracunan pangan.

Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan M Subuh menambahkan, pengawasan pangan untuk memastikan keamanan pangan dilakukan oleh berbagai lembaga pemerintah sejak dulu. Kementerian Pertanian berperan dalam pengawasan hasil panen. Adapun tugas pengawasan produk makanan minuman olahan dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Kementerian Kesehatan, ujar Subuh, berperan dalam melakukan promosi dan edukasi terkait keamanan dan kesehatan pangan.

Sekretaris Jenderal Perhimpunan Gastroenterologi Indonesia Ari Fahrial Syam mengutarakan, edukasi masyarakat seputar makanan yang sehat dan aman penting dilakukan mengingat kesadaran masyarakat dalam memilih makanan aman dan sehat masih terbatas. Selain itu, penindakan tegas perlu dilakukan terhadap mereka yang memproduksi makanan tidak aman dan tidak sehat.


Ancaman bagi kesehatan

Sebagaimana diberitakan, makanan tidak aman yang berbahaya bagi kesehatan menjadi masalah di Indonesia, terutama akibat pencemaran mikroba. Salah satu penyebabnya ialah lemahnya keterpaduan penanganan lintas instansi pemerintah, terutama dengan pemerintah daerah, dan tanggung jawab keamanan pangan tersebar di sejumlah instansi.

"Kita sudah memiliki regulasi lengkap terkait keamanan pangan. Namun, kapasitas daerah, terutama terkait penganggaran, menjadi salah satu tantangan," kata Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Roy Sparringa, Senin, di Jakarta (Kompas, 7/4).

Roy mencontohkan, di salah satu kabupaten di Pulau Jawa, pemerintah daerah setempat hanya mengalokasikan anggaran Rp 30 juta untuk keamanan pangan. Padahal, tahun lalu, BPOM menerapkan program keamanan pangan desa di tiga kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan anggaran sekitar Rp 50 juta untuk satu desa.

Di sisi lain, penindakan terhadap industri, termasuk industri rumah tangga, yang terbukti memproduksi pangan tak aman masih minim. BPOM hanya bisa menyita produk. Adapun penarikan izin edar merupakan wewenang pemerintah daerah.

Hari Kesehatan Dunia yang diperingati setiap 7 April dan kali ini bertema "Keamanan Pangan" diharapkan menjadi momentum memperkuat kerja sama dan komitmen semua instansi pemerintah pusat dan daerah.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berpandangan keamanan pangan sebagai masalah global seharusnya mendapatkan prioritas perhatian. Data global Foodborne Disease Burden Epidemiology Reference Group WHO 2010 menyebutkan, diperkirakan ada 582 juta kasus penyakit, terdiri dari 22 macam penyakit pencernaan bersumber dari makanan dan 351.000 kematian terkait penyakit itu. Salmonella typhi menyebabkan gangguan pencernaan yang menimbulkan kematian terbanyak (52.000 kematian), disusul Escherichia coli (37.000 kematian) dan norovirus (35.000 kematian).

Di Indonesia, penyakit bersumber dari makanan yang dominan di antaranya diare dan disentri. Menurut Riset Kesehatan Dasar, insiden diare di Indonesia 3,5 persen. Lima provinsi dengan insiden dan periode prevalensi tertinggi ialah Papua, Sulawesi Selatan, Aceh, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tengah. Insiden diare pada kelompok usia balita mencapai 10,2 persen.

Data BPOM menunjukkan, cemaran mikroba menjadi ancaman utama dalam pangan jajanan anak sekolah. Data pengawasan pangan jajanan anak sekolah oleh BPOM 2009-2014, angka cemaran oleh mikroba pada semua pangan yang tak memenuhi syarat di atas 50 persen.

Pada 2014, ada 23,82 persen pangan tidak memenuhi syarat dari semua sampel pangan jajanan anak sekolah yang dicurigai tak aman. Dari pangan yang tak memenuhi syarat, 74,89 persen tercemar mikroba. Sisanya tak memenuhi syarat karena memakai bahan berbahaya atau bahan tambahan pangan secara berlebih.

April 05, 2015

Sudah Rehat Lima Bulan, Ternyata Avril Lavigne Derita Penyakit Ini

No comments :
Tidak pernah nampak di depan publik selama lima bulan, akhirnya penyanyi Avril Lavigne buka suara. Karena musisi asal Kanada kelahiran 27 September 1984 ini harus rehat, akibat penyakit yang dideritanya.
Penyanyi berlatar pop-punk tersebut mengaku, penyakit dialaminya itu berasal dari gigitan kutu yang disebut Lyme.
Penyakit Lyme sendiri merupakan infeksi bakteri yang ditularkan oleh kutu yang disebut Borrelia burgdorferi. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) penyakit ini menyerang 30.000 orang pada 2013. Berikut pembahasan penyakit Lyme, seperti dikutip WebMD.

Gejala
Setelah 1-4 minggu digigit oleh kutu, biasanya seseorang akan menderita ruam yang semakin meluas (eritema migrans). Dalam beberapa kasus, penderita mengalami demam, menggigil, sakit kepala, kelelahan, pembengkakan kelenjar getah bening, nyeri sendi, dan nyeri otot.
Jika penyakit ini tidak terdeteksi dan diobati pada tahap awal, maka ruam dapat meluas dan mempengaruhi sendi, jantung, dan sistem saraf. Selain nyeri dan kelemahan pada lengan atau kaki, kelumpuhan otot wajah (Bell palsy), sakit kepala, dan menurunnya memori bisa terjadi.
Ini adalah tahap yang paling serius dari penyakit, ketika pengobatan tidak berhasil atau tidak dimulai, maka penderitanya akan mengalami peradangan sendi (arthritis), biasanya di lutut dan dapat menjadi kronis. Selain itu sistem saraf akan terganggu dan detak jantung tidak teratur.
Pengobatan
Penyakit Lyme dapat disembuhkan dengan antibiotik. Apabila ditangani secara dini, penyakit ini bisa disembuhkan.
Liputan6



March 31, 2015

Ini Tanda Serangan Jantung Sering Diabaikan

No comments :
Berbagai penyakit yang datang, berbagai macam juga tanda-tandanya, seperti serangan jantung. Penyakit yang satu ini memang terjadinya selalu secara tiba-tiba. 

Namun, biasanya ada tanda-tanda awal sebelum terjadi serangan. Sayangnya, tanda awal serangan jantung sering kali diabaikan karena gejalanya mirip dengan penyakit lain.
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Beny Hartono mengatakan, sakit dada hingga sesak napas bisa jadi tanda awal serangan jantung.

"Misalnya, naik turun tangga biasanya enggak ada masalah, tetapi, kali ini, baru dua lantai, dada terasa tertekan. Itu tanda yang utama. Pada serangan jantung, kadang-kadang tanda seperti itu terabaikan," kata Beny.

Menurut Beny, tanda atau gejala tersebut diabaikan karena terkadang akan hilang dengan sendirinya.

Sementara itu, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Jetty Sedyawan mengatakan, sering kali tanda awal serangan jantung dikira sebagai masuk angin.

"Merasa enggak enak di dadanya, disangka masuk angin, maag. Karena biasanya sakit sedikit hilang, jadi tidak dianggap," kata Jetty.

Menurut Jetty, orang-orang yang memiliki faktor risiko tinggi terhadap serangan jantung seharusnya lebih waspada jika merasakan sedikit nyeri di dada.

"Kita harus curiga, itu salah satu gejala otot jantung yang kekurangan oksigen," ungkap Jetty.

Pengabaian gejala merupakan kesalahan yang telah menelan jutaan jiwa setiap tahun. Beberapa orang mengira rasa sakit akan menghilang dengan sendirinya. Rasa nyeri serangan jantung mirip dengan nyeri angin di dada. Hanya, yang ini terus-menerus dan tak tertahankan, bagai ada seekor gajah menimpa dada Anda.

Ada kalanya rasa sakit tidak mengikuti pola tertentu. Hal ini terutama terjadi pada orang tua atau penderita diabetes. Serangan jantung secara diam ini mungkin hanya terdeteksi ketika pemeriksaan EKG rutin, yang menunjukkan adanya perubahan dalam pola transmisi aliran listrik pada jantung.

Adapun orang yang memiliki faktor risiko serangan jantung, antara lain, perokok, orang tua, penderita obesitas, penderita diabetes, dan mereka yang memiliki riwayat keluarga terkena penyakit jantung. Laki-laki juga lebih berisiko terkena serangan jantung dibanding wanita yang belum menopause karena masalah hormonal.


March 30, 2015

Cara Alami Untuk Putihkan Gigi

No comments :
Gigi putih dan bersih tentunya enak dilihat. Tapi, sudah mencoba  menggosok gigi dengan teratur menggunakan pasta, hasilnya juga tidak putih, walaupun bersih dari segala kotoran dan bebas kuman.

Tapi, kali ini giatsehat mendapatkan tips secara alami memutihkan gigi, dikutip dalam acara DR OZ Indonesia, disiarkan Trans TV.

Berikut ini, seperti disampaikan dua host dalam acara itu, dr Ryan Thamrin dan dr Reisa Broto Asmoro : 

Ambil satu buah Strawberry masukkan ke dalam mangkok, lalu tuangkan baking soda secukupnya, aduk hingga rata.

Nah, kemudian oleskan bahan yang sudah kita aduk tadi pada sikat gigi. Dan ratakan ke semua bagian gigi, diamkan selama 5 menit, baru kita berkumur-kumur. Terus gosok gigi seperti yang kita lakukan seperti biasa.

Lakukan cara itu 2-3 kali dalam seminggu. Tapi dianjurkan bagi yang mengalami gusi bengkak dan berdarah, jangan gunakan. Sangat gampang dan mudah bukan. 

March 29, 2015

Tips Alami Buat Wajah Berseri

No comments :
Berbicara soal wajah sehat dan indah berseri, pasti itu merupakan keinginan setiap wanita. Apalagi mereka yang baru beranjak dewasa, semua kosmetik yang mampu memperindah wajah dicobanya.

Tapi, tidak semua produk itu cocok wajah serta baik untuk digunakan. Dalam hal ini giatsehat punya tips yang berbahan alami untuk mengatasinya, seperti dikutip dalam acara DR OZ Indonesia yang disiarkan Trans TV, Minggu (29/3/2015).

Berikut ini tips yang disampaikan dua host acara itu, dr Ryan Thamrin dan dr Reisa Broto Asmoro : 

Ambil dua sendok nasi putih masukkan ke dalam toples. Lalu masukkan ragi satu sendok teh. kemudian adukkan dengan menambahkan setengah gelas air putih. Dan diamkan selama tiga jam.

Nah, setelah menunggu tiga jam, tidak langsung nasi itu dioleskan ke wajah. Tapi, dengan cara disaring, baru yang diambil airnya saja.

Itu bisa digunakan dua kali seharu sehabis mandi, ataupun sesuai kebutuhan Anda. Tips itu katanya bisa membuat wajah Anda lebih berseri, karena akan menggantikan sel kulit yang baru.


Tips Bagi Orangtua Berikan Gizi Untuk Anaknya

No comments :
Mempunyai anak yang sehat dari sejak kecil, orangtua mana yang tidak mau. Namun, untuk mendapatkan itu pastinya memerlukan gizi yang cukup bagi setiap anak. Terkadang yang membuat sulit anak-anak diusia dini tidak mau mengkonsumsi makanan yang bergizi seperti sayur dan buah.

Untuk mengatasi hal ini, seperti dikutip giatsehat, Minggu (29/3/2015) dalam acara DR OZ Indonesia yang disiarkan Trans TV. dokter Lula Kamal yang juga seorang aktris yang jadi bintang tamu dalam acara itu, berbagi tips atau trik supaya anak-anak mau mengkonsumsi sayuran serta buah-buahan.

Berikut ini tipsnya : 

1. Orangtua harus makan sayur-sayuran atau buah-buahan didepan anaknya. Supaya mereka bisa meniru, dan itu harus dibiasakan walaupun sedikit merepotkan.

2. Jika memberi makan kepada anak, orangtua harus jeli, misalnya ingin memberikan wortel. Wortel itu harus dipotong kecil-kecil hingga halus setelah direbus, kemudian dimasukan kedalam nasinya ataupun minumannya, supaya tidak terlihat.

Sangat mudah bukan. Dan trik-trik lain bisa dilakukan orangtua, yang terpenting adalah kesabaran dalam menghadapi anak-anak, agar mau mengkonsumsi makanan bergizi.




Remaja Stres Tak Bisa Hadapi Kenyataan dan "Fans" Zayn Malik

No comments :
Bagi mereka para penggemar (fans) terhadap seorang bintang ternama, mulai dari musisi hingga olahragawan. Tapi, jika bintang yang dikagum-kagumkan itu tiba-tiba berhenti atau keluar dari bakat yang digelutinya, pasti banyak fansnya yang sedih.

Hal itu terjadi seperti tersiar kabar keluarnya Zayn Malik dari grup One Direction (1D) membuat para penggemarnya histeris. Kekecewaan para penggemar diungkapkan antara lain lewat Twitter. Namun, yang mengkhawatirkan adalah aksi nekat mereka yang menyilet lengan sampai berdarah.

Lewat hashtag atau tanda pagar #cut4zayn, para penggemar yang mayoritas remaja putri ini menampilkan foto-foto lengan yang tersayat silet dan meminta penggemar lain mengikuti aksinya agar Zayn membatalkan keputusan tersebut. 

Para ahli perkembangan anak mengatakan, cara-cara berbahaya yang dilakukan para remaja untuk menghadapi rasa stres tersebut perlu disikapi serius oleh para orangtua. 

"Anak-anak seharusnya punya tempat yang aman untuk mendiskusikan semua hal yang membuat mereka stres dan mendapatkan arahan bagaimana cara menghadapi tekanan tersebut," kata juru bicara Young Minds, seperti dikutip Daily Mail.

Psikolog Craig Jackson mengaitkan reaksi keluarnya Zayn dengan trauma publik di Inggris terhadap kematian Putri Diana dan bubarnya grup boyband Take That. 

Dua peristiwa tersebut menunjukkan bentuk duka publik yang belum pernah terlihat sebelumnya di Inggris. Tingkat rawat inap di rumah sakit meningkat, lalu banyak yang mengancam bunuh diri saat boyband Take That bubar. 

"Bagi sebagian, entah itu yang berusia 10 atau 20 tahun, menangis sejadi-jadinya, atau meledakkan emosi, bisa sangat terapeutik atau melegakan," kata Jackson.

Namun, ada juga beberapa orang yang tidak bisa menghadapi rasa sedih atau kehilangan itu dengan menyalahkan diri sendiri sehingga melakukan tindakan berbahaya, seperti melukai diri. 

"Kesetiaan seperti itu dan putus asa yang berkepanjangan, emosi yang naik turun secara ekstrem, adalah hal yang perlu diwaspadai bagi orang yang sering menyakiti dirinya saat sedang berduka," katanya.

Untuk mencegah hal tersebut, ia menyarankan agar orangtua memberi perhatian lebih kepada anak-anaknya sehingga anak dapat mengatasi rasa sedihnya dengan cara yang sehat.

"Ajaklah anak untuk berbicara, dengarlah keluhannya. Ini adalah sebuah kehilangan, dan seperti rasa kehilangan yang lain, penting untuk menjaga diri sendiri dan berada di dekat orang yang peduli dan mendukung," katanya.