Showing posts with label awet muda. Show all posts
January 14, 2015
Manfaat Brokoli Selain Buat Rambut Sehat
Unknown
Wednesday, January 14, 2015
awet muda
,
kurangi berat badan
,
rambut sehat
,
sayur-sayuran
,
sehat
,
vitamin
No comments
:
Brokoli yang sering kita jadikan
menu dalam makanan sehari-hari, ternyata banyak mengandung banyak manfaat loh.
Berikut beberapa manfaat brokoli,
seperti yang dikutip dari laman Allwomenstalk, diantaranya
Membuat rambut Anda sehat
Jika Anda mengetahui manfaat brokoli untuk kesehatan rambut Anda, mungkin Anda tak lagi membutuhkan produk kecantikan rambut dan tak ingin lagi mencoba produk perawatan rambut dengan bahan-bahan misterius untuk memiliki rambut sehat.
Membuat rambut Anda sehat
Jika Anda mengetahui manfaat brokoli untuk kesehatan rambut Anda, mungkin Anda tak lagi membutuhkan produk kecantikan rambut dan tak ingin lagi mencoba produk perawatan rambut dengan bahan-bahan misterius untuk memiliki rambut sehat.
Sekarang cobalah konsumsi brokoli.
Sayuran ini dikatakan mengandung vitamin untuk kesehatan rambut Anda, seperti
vitamin A, C dan B6. Vitamin-vitamin tersebut mampu memelihara rambut Anda dan
membuatnya kuat dan halus.
Vitamin ini juga merangsang produksi zat
berminyak yang disebut sebum yang bekerja secara alami sebagai kondisioner dan
moisturizer alami untuk rambut Anda. Kalsium yang ditemukan dalam brokoli juga
akan membantu memperkuat folikel rambut. Jadi, pastikan untuk menggunakan
produk alami untuk rambut Anda, pastikan diri Anda mau memakan brokoli.
Membantu Anda terlihat muda
Siapa sih yang tak mau terlihat awet muda? Berbagai cara dilakukan. Sampai rela menghabiskan banyak uang untuk suntik botox. Atau membeli produk kosmetik mahal untuk membuat Anda terlihat awet muda dan cantik sepanjang masa. Tapi tahukah Anda, brokoli bisa mengatasi hal itu. Brokoli mampu membuat Anda terlihat muda.
Jadi, biarkan brokoli mengatasi itu semua. Ini mengherankan memang, tapi kenyataannya sayuran ini mengandung antioksidan serta vitamin C yang menghilangkan radikal bebas dan memperlambat proses penuaan.
Membantu Anda terlihat muda
Siapa sih yang tak mau terlihat awet muda? Berbagai cara dilakukan. Sampai rela menghabiskan banyak uang untuk suntik botox. Atau membeli produk kosmetik mahal untuk membuat Anda terlihat awet muda dan cantik sepanjang masa. Tapi tahukah Anda, brokoli bisa mengatasi hal itu. Brokoli mampu membuat Anda terlihat muda.
Jadi, biarkan brokoli mengatasi itu semua. Ini mengherankan memang, tapi kenyataannya sayuran ini mengandung antioksidan serta vitamin C yang menghilangkan radikal bebas dan memperlambat proses penuaan.
Itu berarti Anda dapat menambahkan
brokoli ke dalam menu diet dan mencegah masalah seperti keriput, garis-garis
halus dan bintik-bintik dengan cara yang paling murah. Anda juga akan melihat
cahaya alami pada wajah, semua berkat vitamin E, B-kompleks, dan beta-karoten
yang ditemukan di brokoli.
Membantu mengurangi berat badan
Salah satu manfaat terbaik brokoli adalah mampu mengurangi berat badan Anda. Brokoli ini mengandung kalori yang rendah, sayuran yang rendah lemak yang bisa memberikan Anda perasaan kenyang dan membantu Anda untuk tidak merasa lapar dengan cepat.
Membantu mengurangi berat badan
Salah satu manfaat terbaik brokoli adalah mampu mengurangi berat badan Anda. Brokoli ini mengandung kalori yang rendah, sayuran yang rendah lemak yang bisa memberikan Anda perasaan kenyang dan membantu Anda untuk tidak merasa lapar dengan cepat.
Brokoli mengandung air, serat , dan
mineral seperti magnesium, kalium, dan mangan yang menjaga sistem kekebalan
tubuh Anda aktif , berat badan Anda berkurang dan tubuh Anda menjadi sehat.
Nah sekarang Anda sudah mengetahui manfaat dari brokoli. Apakah Anda yakin untuk makan lebih banyak brokoli? Mungkin Anda perlu mencoba mengukus dan mengurangi saus keju dalam mengonsumsi brokoli untuk merasakan manfaat sebenarnya.
Republika
Nah sekarang Anda sudah mengetahui manfaat dari brokoli. Apakah Anda yakin untuk makan lebih banyak brokoli? Mungkin Anda perlu mencoba mengukus dan mengurangi saus keju dalam mengonsumsi brokoli untuk merasakan manfaat sebenarnya.
Republika
November 20, 2014
Ingin Otak Awet Muda, Kurangi Asupan Ini
Diet rendah kalori mungkin bisa memperlambat proses
penuaan. Peneliti mengatakan pengurangan kalori mempengaruhi perilaku
ratusan gen yang terkait dengan penuaan dan pembentukan memori di otak.
Sebuah studi eksperimental menemukan untuk pertama kalinya bahwa pembatasan kalori, khususnya karbohidrat, memanipulasi fungsi sekelompok gen yang sebelumnya dicurigai mempengaruhi proses penuaan. Pembatasan kalori sudah diketahui selama berpuluh tahun memperpanjang hidup binatang.
Dr. Stephen Ginsberg, seorang neuroscientist dari New York University Langone Medical Centre yang memimpin penelitian ini mengatakan, "Penelitian kami membuktikan pembatasan kalori menghentikan ekspresi gen yang terlibat dalam penuaan phenotype, bagaimana beberapa gen mempengaruhi perilaku tikus, manusia dan mamalia ketika mereka bertambah tua."
Namun ia mengingatkan membatasi kalori bukan berarti kita sudah menemukan "air mancur awet muda" kendati pembatasan kalori itu menambah bukti peran pengaturan gizi dalam menunda dampak penuaan dan penyakit terkait penuaan.
Dr. Ginsberg mengatakan manfaat pengaturan gizi itu disebut-sebut mengurangi risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan stroke. Tetapi dampak genetik terhadap daerah memori dan pembelajaran di otak menua belum terbukti.
Studi sebelumnya hanya mengukur dampak pengaturan gizi terhadap satu atau dua gen dalam sekali waktu. Penelitian Dr. Ginsberg dan kawan-kawan melibatkan lebih dari 10 ribu gen. Ia mengatakan riset yang dilakukannya memperluas pintu menuju studi lebih lanjut terhadap pembatasan kalori dan genetika antipenuaan.
Untuk keperluan penelitian ini, tikus betina yang seperti manusia rentan terkena kepikunan diberi makanan pelet 30 persen lebih rendah kalori dibandingkan yang diberikan ke tikus lain. Analisa jaringan terhadap daerah hippocampal, daerah di otak yang terkena dampak penyakit Alzheimer's dini diperiksa terhadap tikus saat dewasa muda dan dewasa lanjut untuk mencari perbedaan ekspresi gen.
Hasil penelitian tersebut dipresentasikan di hadapan pertemuan tahunan ahli Neuroscience di Washington DC. "Studi ini menemukan bahwa diet pembatasan kalori bisa mempengaruhi sekelompok besar gen pada otak tikus betina yang terkait dengan penuaan. namun belum jelas apakah perubahan ini bisa menerjemahkan manfaatnya pada pembelajaran dan memori pada tikus-tikus ini," ujar Direktur penelitian Alzheimer's di Inggris Dr. Eric Karran.
"Diperlukan studi intervensional terhadap manusia untuk menentukan dampak pembatasan kalori terhadap kesehatan jangka panjang dan kerusakan memori terkait penuaan. Seperti kita ketahui bagi banyak orang akan sulit mengikuti diet pembatasan kalori kendati terbukti bermanfaat untuk kesehatan otak," katanya.
Ia mengingatkan yang penting bagi kita adalah menjalani diet sehat dan seimbang, khususnya ketika bertambah usia. Ketika kita memilih untuk mengikuti diet pembatasan kalori, sebaiknya kita berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu.
"Bukti-bukti penelitian saat ini mengatakan cara terbaik menjaga kesehatan otak usia lanjut adalah dengan tidak merokok, menjaga berat badan sehat, menjaga pola makan sehat, dan menjaga kenormalan tekanan darah tinggi serta kolesterol," imbuhnya.
Sebuah studi eksperimental menemukan untuk pertama kalinya bahwa pembatasan kalori, khususnya karbohidrat, memanipulasi fungsi sekelompok gen yang sebelumnya dicurigai mempengaruhi proses penuaan. Pembatasan kalori sudah diketahui selama berpuluh tahun memperpanjang hidup binatang.
Dr. Stephen Ginsberg, seorang neuroscientist dari New York University Langone Medical Centre yang memimpin penelitian ini mengatakan, "Penelitian kami membuktikan pembatasan kalori menghentikan ekspresi gen yang terlibat dalam penuaan phenotype, bagaimana beberapa gen mempengaruhi perilaku tikus, manusia dan mamalia ketika mereka bertambah tua."
Namun ia mengingatkan membatasi kalori bukan berarti kita sudah menemukan "air mancur awet muda" kendati pembatasan kalori itu menambah bukti peran pengaturan gizi dalam menunda dampak penuaan dan penyakit terkait penuaan.
Dr. Ginsberg mengatakan manfaat pengaturan gizi itu disebut-sebut mengurangi risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan stroke. Tetapi dampak genetik terhadap daerah memori dan pembelajaran di otak menua belum terbukti.
Studi sebelumnya hanya mengukur dampak pengaturan gizi terhadap satu atau dua gen dalam sekali waktu. Penelitian Dr. Ginsberg dan kawan-kawan melibatkan lebih dari 10 ribu gen. Ia mengatakan riset yang dilakukannya memperluas pintu menuju studi lebih lanjut terhadap pembatasan kalori dan genetika antipenuaan.
Untuk keperluan penelitian ini, tikus betina yang seperti manusia rentan terkena kepikunan diberi makanan pelet 30 persen lebih rendah kalori dibandingkan yang diberikan ke tikus lain. Analisa jaringan terhadap daerah hippocampal, daerah di otak yang terkena dampak penyakit Alzheimer's dini diperiksa terhadap tikus saat dewasa muda dan dewasa lanjut untuk mencari perbedaan ekspresi gen.
Hasil penelitian tersebut dipresentasikan di hadapan pertemuan tahunan ahli Neuroscience di Washington DC. "Studi ini menemukan bahwa diet pembatasan kalori bisa mempengaruhi sekelompok besar gen pada otak tikus betina yang terkait dengan penuaan. namun belum jelas apakah perubahan ini bisa menerjemahkan manfaatnya pada pembelajaran dan memori pada tikus-tikus ini," ujar Direktur penelitian Alzheimer's di Inggris Dr. Eric Karran.
"Diperlukan studi intervensional terhadap manusia untuk menentukan dampak pembatasan kalori terhadap kesehatan jangka panjang dan kerusakan memori terkait penuaan. Seperti kita ketahui bagi banyak orang akan sulit mengikuti diet pembatasan kalori kendati terbukti bermanfaat untuk kesehatan otak," katanya.
Ia mengingatkan yang penting bagi kita adalah menjalani diet sehat dan seimbang, khususnya ketika bertambah usia. Ketika kita memilih untuk mengikuti diet pembatasan kalori, sebaiknya kita berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu.
"Bukti-bukti penelitian saat ini mengatakan cara terbaik menjaga kesehatan otak usia lanjut adalah dengan tidak merokok, menjaga berat badan sehat, menjaga pola makan sehat, dan menjaga kenormalan tekanan darah tinggi serta kolesterol," imbuhnya.
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)

