Showing posts with label mandi. Show all posts

September 20, 2015

Rawat Kulit Kering Dengan Cara Ini

No comments :
Keindahan kulit itu pastinya idman setiap orang. Tapi saat bermasalah dengan kulit kering, rasanya tidak percaya diri berada di tempat umum. Kulit kering itu disebabkan kurangnya produksi minyak alami yang dikenal dengan sebum. 

Produksi sebum yang tidak memadai, membuat tingkat kelembaban kulit minim. Kulit kering biasanya akan terasa gatal, bersisik, dan perih. Berikut ini perawatan tepat untuk kulit kering agar kondisi kulit lebih sehat.

Gunakan pembersih wajah yang lembut untuk mempertahankan minyak alami
Bersihkan dan cucilah kulit wajah setiap hari. Ini akan menyingkirkan berbagai kotoran yang dapat menutupi pori-pori. Tapi, bagi Anda yang berkulit kering, berhati-hatilah, karena setiap saat Anda mencuci wajah, itu berarti di saat yang sama Anda juga menyingkirkan elemen kelembaban dari kulit Anda.
Jika Anda berpikir “Haruskah berhenti mencuci wajah setiap hari?” Jawabannya, tidak. Mencuci wajah setiap hari sangatlah penting untuk menjaga kulit tetap bersih dan segar. Namun, memang sebaiknya menggunakan sabun yang lembut, yang memiliki kandungan pelembab. Ini akan menjaga kelembaban di kulit Anda.

Tambahkan sedikit tetesan minyak saat mandi
Siapa yang tak suka menghabiskan waktu berendam di bathtub setelah melalui hari yang melelahkan? Jika Anda termasuk orang yang senang melakukan ini, Anda bisa menambahkan satu sendok teh jojoba oilatau almond oil. Kulit Anda akan tetap lembab selama berendam dan saat selesai mandi, kulit takkan kering seketika. Lakukan ini dua kali seminggu dan kulit akan terasa lebih lembab.

Minum lebih banyak air
Banyak orang yang baru minum ketika dirinya merasa haus. Inilah kesalahan yang sering dilakukan. Masalahnya, merasa haus adalah tanda awal Anda dehidrasi. Jadi, mengapa harus menunggu haus untuk minum air atau jus favorit Anda?  Para pakar merekomendasikan untuk minum 7-8 gelas per hari. Lebih dari itu, jika secara fisik Anda sangat aktif.
Memenuhi kebutuhan cairan tubuh akan menjaga kelembaban kulit. Namun, bagaimanapun juga jangan pernah berpikir bahwa dengan minum sebotol air maka masalah kulit kering dapat teratasi. Ini hanyalah salah satu cara mengatasinya.

Tambahkan pelembab dalam rutinitas harian
Biasanya pemilik jenis kulit kering, sering merasakan gatal pada kulitnya. Pasalnya, kulit kering sangat sensitif dan membutuhkan perawatan khusus. Langkah pertama, siapkan pelembab berkualitas baik. Langkah kedua, oleskan pelembab pada kaki, tangan, pundak, bahu, leher, dan wajah di mana itulah bagian tubuh dengan kulit terkering. Pelembab akan membuat kulit terasa lembut dan kenyal.
Untuk mendapatkan hasil terbaik, Anda bisa mengoleskan pelembab ketika kulit dalam kondisi setengah lembab. Setelah mandi atau berendam adalah saat terbaik. Daripada menggosok kulit dengan handuk, lebih baik menepuk-nepuk lembut agar kulit tetap sedikit basah. Anda juga bisa mengoleskan minyak kelapa, jojoba oil, shea butter, dan sejenisnya untuk melembabkan kulit.

Hindari air keran untuk membersihkan wajah
Air keran biasanya mengandung klorin, fluoride dan berbagai zat kimia lain yang tak diinginkan. Akan lebih baik jika Anda menggunakan air mineral kemasan aau air yang sudah disaring untuk membersihkan wajah. Tak ada air mineral? Jangan khawatir, Anda bisa menggunakan losion pembersih yang bebas alcohol dan memiliki kandungan alami.

Hati-hati eksfoliasi
Kulit kering umumnya bersisikdan tak mulus. Hindari “menyerang” area-area itu dengan scrubber. Ada baiknya melakukan pengelupasan seminggu sekali. Jangan terburu-buru saat melakukannya. Siapkan waktu khusus, lakukan pengelupasan, pijat dengan minyak, dan setelah itu oleskan pelembab pada kulit.
Saat terbaik melakukan ini adalah menjelang tidur. Ini akan membuat kulit menyerap kelembaban dan kult akan terasa lebih lembut ketika Anda bangun di pagi hari.

Hindari berbagai kebiasaan buruk
Rokok, kafein, dan alkohol adalah penyebab kulit kering. Usahakan untuk menghindari kebiasaan buruk ini. Apalagi rokok, bukan hanya buruk untuk kulit, juga buruk untuk kesehatan seluruh tubuh Anda.


April 23, 2015

Kebiasaan Ini Mungkin Salah Dilakukan Saat Mandi

No comments :
Mandi, pasti kita rutin melakukannya minumal dalam sehari dua kali. Tapi membersihkan tubuh dan rambut merupakan ritual yang mungkin tidak Anda lewatkan saat mandi. Namun, seberapa bersihkah tubuh Anda usai mandi? 

Cara kita mandi biasanya adalah kebiasaan yang sudah diajarkan orangtua sejak kecil. Tapi, mungkin Anda pernah berpikir apakah cara mandi yang selama ini dilakukan sudah tepat atau belum. 

Ahli kulit mengungkap kesalahan paling umum saat mandi yang bisa jadi tidak kita sadari. Berikut cara cerdas untuk mandi yang lebih bersih dan sehat.

1. Menggosok kulit kepala dengan kuku jari
Menggosok kulit kepala dapat terasa menyegarkan, tetapi sebenarnya Anda justru merusaknya jika menggunakan kuku jari.

"Kuku jari dapat menggores kulit kepala, hingga mengelupas," kata Sandy Johnson, ahli kulit. Karenanya, gunakan ujung jari Anda hingga sampo berbuih. Penting juga untuk menghindari cara menggosok yang terlalu agresif helai rambut di antara tangan Anda, karena dapat merusaknya dan menyebabkan ujung rambut bercabang.

2. Sabun tidak mengandung pelembab 
"Sabun batangan tanpa pelembab, seperti sabun antibau dan antibakteri, benar-benar dapat mengeringkan kulit Anda," ujar Mona Gohara, ahli kulit. Ia menyarankan agar mencari sabun batangan yang mengandung 'stearic acid' dalam daftar bahannya atau kalimat 'melembabkan' yang tercantum pada bungkusnya.

3. Mandi dengan air terlalu panas dan terlalu lama
Mandi dengan air panas dapat mengikis minyak alami kulit dan lemak yang membantu menangkap air untuk menjaganya tetap lembab. 

4. Malas pakai conditioner 
Kebanyakan orang lebih fokus mengusap conditioner di helai rambut mereka. Namun Johnson menyarankan untuk memakai conditioner pada seluruh bagian rambut, dari akar hingga ujung. Conditioner dapat menghidrasi kulit kepala, sehingga mampu mencegah rasa gatal dan pengelupasan.

5. Menggosok tubuh dengan keras
Karena ingin menyingkirkan debu dan kotoran dari kulit, banyak orang yang terbiasa mandi dengan spons mandi. Padahal, permukaan yang kasar bisa menghilangkan pelindung alami kulit. 

Pilihlah lap mandi berbahan katun untuk bayi, yang diusapkan secara lembut dengan meminimalkan gosokan pada tubuh. Namun, menurut Johnson menggunakan tangan sendiri saja cukup.  Jika Anda ingin menggunakan lap atau spons mandi, gantilah dengan yang baru secara rutin untuk menghindari perkembangan bakteri.

6. Alat pencukur memiliki silet terlalu banyak
Empat atau lima silet bisa mencukur lebih banyak, tetapi bisa juga merusak kulit Anda. “Anda sebenarnya memotong kulit Anda ketika bercukur, jadi makin banyak silet yang Anda gunakan, semakin buruk dampaknya bagi kulit,” ungkap Gohara. 

Untuk meminimalisasi trauma, satu atau dua silet pada alat pencukur sudah ideal. Teknik penggunaannya juga berpengaruh. Gerakkan ke arah bawah lalu menjauh, bukan ke atas. Mencukur ke arah atas berarti bergerak melawan urat, yang justru berpotensi melukai. Cara ini juga dapat membuat folikel rambut meradang, sehingga dapat menyebabkan alat cukur bergoyang.  Pastikan area tersebut sudah cukup dilubrikasi dengan sabun atau krim khusus untuk proses mencukur yang paling lembut dan aman.

7. Tidak membilas dengan baik
Penting untuk memastikan seluruh sabun dan produk rambut telah terbilas total. Produk yang tersisa dapat berujung pada iritasi kulit dan penyumbatan pori-pori, sehingga menimbulkan jerawat. 

Cegah jerawat pada punggung dengan membilas rambut secara terbalik (kepala menunduk dan rambut dikedepankan), membuat sampo dan conditioner langsung terbuang ke lantai, bukan ke punggung Anda,” jelas Johnson.

8. Menunggu untuk mengoleskan lotion
Waktu terbaik untuk mengoleskan lotion yaitu sesegera mungkin setelah mengeringkan tubuh, ketika tubuh masih lembab.  Lotion menyerap ke dalam kulit secara maksimal ketika kulit sedikit lembab.

Kompas