Showing posts with label penyebab. Show all posts
September 30, 2016
Ini Penyebab Bayi Susah Minum ASI
Sering rewelnya bayi saat minum ASI yang diberikan ibunya, banyak membuat kendala bagi orangtuanya. Karena kesulitan saat menyusui bayinya.
Namun, salah satu yang membuat kendala tersebut, yakni puting ibunya kecil, sehingga bayi sulit meraih dengan mulut mungilnya. Konon, meskipun ASI keluar banyak, bayi tak puas dan tidak kenyang menyusu.
Biasanya, Anda bisa mengalami pembengkakan akibat infeksi. Untuk mencegahnya, Anda bisa menyusui bayi dengan langkah tepat sebagai berikut.
Tarik puting sebelum bayi minum ASI
Membesarkan puting bisa dirangsang dengan cara ditarik. Lakukan cara ini dengan tepat sebelum bayi Anda minta ASI. Jika sudah tampak menonjol, segera berikan si kecil ASI sampai dia kenyang.
Rajin memijat payudara
Moms, ada baiknya Anda memijat payudara dnegan tangan sendiri. Langkah ini tak hanya mengencangkan payudara, tetapi juga merangsang puting agar tetap menonjol. Atau di saat Anda memerah ASI hindari penggunaan breast pump. Nah, si kecil akan semakin senang minum ASI jika puting ibu sangat menonjol. Demikian dikutip Thehealthsite, Kamis (29/9/2016).
April 20, 2015
Mengupil dan Memencet Jerawat Bisa Menyebabkan Kematian?
Unknown
Monday, April 20, 2015
infeksi
,
jerawat
,
kematian
,
ngupil
,
pencet
,
penyebab
,
sehat
No comments
:
Kebiasaan memencet jerawat serta mengupil yang sering kita lakukan, ternyat bisa menyebabkan kematian. Karena, sembarangan memencet jerawat tidak hanya berisiko menyebabkan infeksi dan peradangan. Pada kasus yang parah, infeksi jerawat juga bisa membuat nyawa melayang.
Melihat ada jerawat tumbuh di atas bibir, dagu, atau hidung, memang membuat mata dan tangan ‘gatal’ ingin memencetnya. Apalagi bila jerawat terlihat mengandung ‘isi’ yang dirasa tidak akan hilang sebelum dipencet. Tapi saran dari dermatologist, sebaiknya tahan keinginan Anda itu.
Memencet jerawat bisa meninggalkan bekas luka, atau yang lebih buruk menyebabkan infeksi. Bila Anda merobek kulit, bakteri bahkan bisa masuk lebih dalam melalui luka terbuka, yang dapat memicu infeksi, meninggalkan bekas luka permanen, atau menimbulkan rasa sakit.
Bahkan, ada daerah yang disebut dengan ‘segitiga kematian’ di wajah Anda. Disebut demikian karena mengalami infeksi di daerah tersebut bisa menyebabkan kematian. Bagaimana bisa begitu?
Dilansir dari laman Huffingtonpost, terdapat pembuluh darah di daerah ‘segitiga kematian’, yaitu di sekitar hidung, mulut, dan mata, yang mengalir ke bagian belakang kepala, di dasar otak. Daerah tersebut juga terbuka untuk sinus.
Jika tidak segera diobati, infeksi di wajah dan di rongga sinus bisa menjadi sangat serius, menyebabkan kelumpuhan, kehilangan penglihatan, atau bahkan kematian.
Selain memencet jerawat, hal berbahaya lain yang sebaiknya tidak dilakukan adalah mengupil dan mencabut bulu hidung. Hidung penuh dengan bakteri berbahaya yang terjebak bersama rambut kecil yang disebut silia.
Bulu-bulu halus itu berada di sana untuk mencegah bakteri masuk ke dalam tubuh. Karena itu, hidung penuh dengan bulu sebenarnya adalah cara terbaik untuk pertahanan terhadap infeksi udara.
Mengupil dan mencabut bulu hidung bisa saja menyebabkan infeksi di rongga sinus dan membuat bakteri di dalam hidung (atau yang berasal dari tangan Anda) masuk ke dalam otak. Karena itu, sebaiknya bersihkan kotoran hidung saat mandi dan mencuci wajah. Untuk bulu hidung yang panjang, pangkaslah dengan menggunakan pemangkas rambut elektronik yang lembut, bukan dengan cara dicabut.
CNNIndonesia
.
Melihat ada jerawat tumbuh di atas bibir, dagu, atau hidung, memang membuat mata dan tangan ‘gatal’ ingin memencetnya. Apalagi bila jerawat terlihat mengandung ‘isi’ yang dirasa tidak akan hilang sebelum dipencet. Tapi saran dari dermatologist, sebaiknya tahan keinginan Anda itu.
Memencet jerawat bisa meninggalkan bekas luka, atau yang lebih buruk menyebabkan infeksi. Bila Anda merobek kulit, bakteri bahkan bisa masuk lebih dalam melalui luka terbuka, yang dapat memicu infeksi, meninggalkan bekas luka permanen, atau menimbulkan rasa sakit.
Bahkan, ada daerah yang disebut dengan ‘segitiga kematian’ di wajah Anda. Disebut demikian karena mengalami infeksi di daerah tersebut bisa menyebabkan kematian. Bagaimana bisa begitu?
Dilansir dari laman Huffingtonpost, terdapat pembuluh darah di daerah ‘segitiga kematian’, yaitu di sekitar hidung, mulut, dan mata, yang mengalir ke bagian belakang kepala, di dasar otak. Daerah tersebut juga terbuka untuk sinus.
Jika tidak segera diobati, infeksi di wajah dan di rongga sinus bisa menjadi sangat serius, menyebabkan kelumpuhan, kehilangan penglihatan, atau bahkan kematian.
Selain memencet jerawat, hal berbahaya lain yang sebaiknya tidak dilakukan adalah mengupil dan mencabut bulu hidung. Hidung penuh dengan bakteri berbahaya yang terjebak bersama rambut kecil yang disebut silia.
Bulu-bulu halus itu berada di sana untuk mencegah bakteri masuk ke dalam tubuh. Karena itu, hidung penuh dengan bulu sebenarnya adalah cara terbaik untuk pertahanan terhadap infeksi udara.
Mengupil dan mencabut bulu hidung bisa saja menyebabkan infeksi di rongga sinus dan membuat bakteri di dalam hidung (atau yang berasal dari tangan Anda) masuk ke dalam otak. Karena itu, sebaiknya bersihkan kotoran hidung saat mandi dan mencuci wajah. Untuk bulu hidung yang panjang, pangkaslah dengan menggunakan pemangkas rambut elektronik yang lembut, bukan dengan cara dicabut.
CNNIndonesia
.
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)

