Showing posts with label tips. Show all posts
October 24, 2015
Tips Ini Bisa Atasi Masalah BAB
Bermasalah dengan buang air besar
(BAB), karena disebabkan seperti stres, pola makan yang salah serta pengaruh
gaya hidup. Ada beberapa cara mengatasinya sebelum Anda berkonsultasi ke
dokter, seperti dikutip dari laman vemale.com.
Mungkin tips berikut ini bisa
membantu kelancaran BAB Anda. Tentunya yang perlu dilakukan pertama adalah
harus aktif bergerak, misalnya dengan olahraga teratur. Kemudian juga jangan
kurang serat, serta perbanyak minum air putih.
Selanjutnya yang perlu dibiasakan
bangun pagi lebih cepat, dengan mengutamakan konsumsi sarapan sehat. Karena dengan
bangun lebih awal di pagi hari, pastinya Anda bisa menghindari rasa stres untuk
BAB. Begitu juga ketika keinginan untuk BAB datang jangan ditunda, karena kalau
menunda nanti akan sulit mengatasinya.
Berikutnya, perhatikan lagi
makanan yang Anda konsumsi. Karena pola makanan sangat mempengaruhi masalah BAB.
Misal, ingin diet, Anda tak mengonsumsi
lemak sama sekali, akibatnya kamu jadi susah BAB.
Atau ketika Anda hanya mengonsumsi protein
saja, maka akan sangat sulit bagimu BAB secara teratur seperti biasa. Jadi, perhatikan
lagi apa saja yang Anda konsumsi. Perubahan drastis pada makanan yang kamu
konsumsi dapat sebabkan konstipasi.
Mengonsumsi serat tak selalu
berhasil atasi masalah sulit BAB bagi sejumlah orang. Kalau kamu sudah mencoba
konsumsi serat tapi malah makin sulit untuk BAB, bisa jadi itu pertanda “slow
transit constipation” di mana pencernaan tak berjalan cepat dan serat yang kamu
konsumsi terasa menyumbat usus dan membuat kondisimu makin parah.
Kalau sudah melakukan tips-tips
di atas tapi tak ada hasilnya, jangan tunda untuk langsung menemui dokter, ya.
Apalagi jika disertai gejala lain seperti pusing, sakit kepala, dan perut kram,
maka kamu perlu hati-hati dengan gejala penyakit lain yang menyerangmu sepertihyperthyroidism,
hypercalcemia, celiac disease, atau irritable bowel syndrome
(IBS)
May 23, 2015
Tips Ini Terhindar Dari Beras Plastik
Ditemukannya beras sintetis atau beras plastik akhir-akhir ini, membuat keresahan dikalangan masyarakat, serta merasa was-was saat membeli dan mengkonsumsi beras. Kementerian perdagangan pun turun tangan, melakukan inspeksi mendadak (sidak) kesetiap pasar, guna memastikan beras plastik itu tidak ada.
Namun, Praktisi kesehatan, dokter Ari Fahrial Syam menyebutkan beberapa tips agar masyarakat terhindar dari bahaya beras plastik. Menurut Ari, masyarakat harus mengkonsumsi sayur dan buah-buahan yang banyak mengandung vitamin, mineral dan anti oksidan.
"Serta banyak mengkonsumsi air sesuai dengan dianjurkan adalah hal-hal yang bisa kita kerjakan agar kita bisa mengurangi efek samping dari paparan zat yang berbahaya dalam beras plastik," kata Ari.
Ari mengatakan masyarakat harus jeli dalam memilih beras yang akan dikonsumsi. Para pedagang juga harus melihat apakah beras yang dijual tersebut bukan beras palsu yang mengandung komponen plastik tersebut.
Hasil penelitian dari Sucofindo menyebutkan beras palsu yang ditemukan di Bekasi tersebut mengandung bahan pembuat plastik yaitu Benzyl Butyl Phthalate (BBT), Bis 2-ethylhexyl Phthalate (DEHP) dan Diisononyl Phthalate (DNIP).
"Tentu masyarakat masih menunggu hasil penelitian resmi dari lembaga pemerintah," kata Ari dari Divisi Gastroenterology, Departemen Internal Medicine, Universitas Indonesia.
Informasi dari Straits Times Online pada 19 Mei 2015 menyatakan beras plastik berasal dari Cina dan telah menyebar di beberapa negara di Asia seperti India, Indonesia dan Vietnam. Singapura sendiri melalui The Agri-Food & Veterinary Authority (AVA) menyatakan bahwa Singapura bebas dari beras plastik tersebut.
Tempo.co
Namun, Praktisi kesehatan, dokter Ari Fahrial Syam menyebutkan beberapa tips agar masyarakat terhindar dari bahaya beras plastik. Menurut Ari, masyarakat harus mengkonsumsi sayur dan buah-buahan yang banyak mengandung vitamin, mineral dan anti oksidan.
"Serta banyak mengkonsumsi air sesuai dengan dianjurkan adalah hal-hal yang bisa kita kerjakan agar kita bisa mengurangi efek samping dari paparan zat yang berbahaya dalam beras plastik," kata Ari.
Ari mengatakan masyarakat harus jeli dalam memilih beras yang akan dikonsumsi. Para pedagang juga harus melihat apakah beras yang dijual tersebut bukan beras palsu yang mengandung komponen plastik tersebut.
Hasil penelitian dari Sucofindo menyebutkan beras palsu yang ditemukan di Bekasi tersebut mengandung bahan pembuat plastik yaitu Benzyl Butyl Phthalate (BBT), Bis 2-ethylhexyl Phthalate (DEHP) dan Diisononyl Phthalate (DNIP).
"Tentu masyarakat masih menunggu hasil penelitian resmi dari lembaga pemerintah," kata Ari dari Divisi Gastroenterology, Departemen Internal Medicine, Universitas Indonesia.
Informasi dari Straits Times Online pada 19 Mei 2015 menyatakan beras plastik berasal dari Cina dan telah menyebar di beberapa negara di Asia seperti India, Indonesia dan Vietnam. Singapura sendiri melalui The Agri-Food & Veterinary Authority (AVA) menyatakan bahwa Singapura bebas dari beras plastik tersebut.
Tempo.co
April 06, 2015
Penyebab Ini Mungkin Selalu Buat Anda Lelah
Kelelahan saat menjalankan aktivitas, mungkin itu terjadi karena beberapa faktor, selain kurang tidur, juga disebabkan kebiasaan lainnya yang membuat tubuh Anda kekurangan energi.
Berikut ini beberapa kebiasaan buruk yang bisa membuat seseorang merasa lelah dan tips untuk mencegahnya, seperti dikutib dalam laman Health:
Berikut ini beberapa kebiasaan buruk yang bisa membuat seseorang merasa lelah dan tips untuk mencegahnya, seperti dikutib dalam laman Health:
1. Melewatkan olahraga
Menghemat energi
dengan melewatkan olahraga, malah berakibat sebaliknya. Tubuh hanya akan merasa
kelelahan bagi Anda yang kurang olahraga. University of Georgia telah melakukan
studi terhadap orang dewasa yang melakukan olahraga ringan sebanyak 3 kali seminggu.
Hasilnya didapatkan, mereka yang berolahraga 20 menit tidak merasa lelah dan
lebih bersemangat.
Olahraga dapat meningkatkan daya tahan tubuh tinggi, menyalurkan oksigen ke darah dengan lancar, dan membantu sistem kardiovaskuler lebih efisien.
Olahraga dapat meningkatkan daya tahan tubuh tinggi, menyalurkan oksigen ke darah dengan lancar, dan membantu sistem kardiovaskuler lebih efisien.
2. Tidak konsumsi zat
besi
Amy Goodson, RD, ahli
gizi di Texas Health Ben Hogan Sports Medicine mengatakan, "Kekurangan zat
besi dapat membuat Anda lelah karena otot dan sel-sel tubuh kekurangan
oksigen."
Meningkatkan asupan zat besi dapat dilakukan dengan mengonsumsi daging merah tanpa lemak, kacang merah, telur (termasuk kuning telur), selai kacang, dan tahu. "Asupan zat besi juga harus diimbangi dengan vitamin C untuk tubuh agar zat besi lebih mudah diserap.
Meningkatkan asupan zat besi dapat dilakukan dengan mengonsumsi daging merah tanpa lemak, kacang merah, telur (termasuk kuning telur), selai kacang, dan tahu. "Asupan zat besi juga harus diimbangi dengan vitamin C untuk tubuh agar zat besi lebih mudah diserap.
3. Melewatkan Sarapan
Ketika Anda tidur,
tubuh harus terus memompa darah dan mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh
sehingga tubuh kekurangan energi. Ketika Anda bangun tidur, tubuh memerlukan
asupan energi dengan sarapan untuk mencegah kelelahan.
"Makan sarapan akan mendorong metabolisme tubuh Anda," kata Amy Goodson.
Amy Goodson merekomendasikan sarapan yang sehat mencakup biji-bijian, protein tanpa lemak dan lemak sehat. Contohnya, telur dengan dua potong roti gandum dan yoghurt rendah lemak.
"Makan sarapan akan mendorong metabolisme tubuh Anda," kata Amy Goodson.
Amy Goodson merekomendasikan sarapan yang sehat mencakup biji-bijian, protein tanpa lemak dan lemak sehat. Contohnya, telur dengan dua potong roti gandum dan yoghurt rendah lemak.
4. Perfeksionis
"Berjuang untuk
menjadi yang terbaik di segala sisi membuat Anda bekerja lebih keras,"
kata Irene S. Levine, PhD, Profesor psikiatri di University Shcool of Medicine,
New York.
Karena itu menjadi perfeksionis akan membuat seseorang menjadi mudah lelah. Levine pun menyarankan untuk menetapkan batas waktu untuk diri sendiri pada tiap pekerjaan Anda. "Mengerjakan sesuatu di luar batas kemampuan Anda, akan membuat tubuh terasa melelahkan. Kenali kemampuan diri Anda agar tidak memaksakan mengerjakan sesuatu di luar batas," ucapnya memberi saran.
Karena itu menjadi perfeksionis akan membuat seseorang menjadi mudah lelah. Levine pun menyarankan untuk menetapkan batas waktu untuk diri sendiri pada tiap pekerjaan Anda. "Mengerjakan sesuatu di luar batas kemampuan Anda, akan membuat tubuh terasa melelahkan. Kenali kemampuan diri Anda agar tidak memaksakan mengerjakan sesuatu di luar batas," ucapnya memberi saran.
5. Kebanyakan memakai
gadget
Memainkan gadget di
jam tidur dapat meyebabkan tubuh menekan hormon yang membantu mengatur siklus
tidur. Allan Towfigh, MD, Direktur New York Neurology & Sleep Medicine, New
York City menjelaskan kepekaan cahaya di layar gadget pada masing-masing orang
berbeda, namun sebaiknya hindari menggunakan gadget selama satu sampai dua jam
sebelum tidur.
Jika terpaksa harus mengecek gadget saat menuju jam tidur Anda, Allan menyarankan untuk setidaknya memiliki jarak 14 inch antara wajah dan gadget Anda untuk mengurangi gangguan tidur yang meyebabkan kelelahan.
Jika terpaksa harus mengecek gadget saat menuju jam tidur Anda, Allan menyarankan untuk setidaknya memiliki jarak 14 inch antara wajah dan gadget Anda untuk mengurangi gangguan tidur yang meyebabkan kelelahan.
March 30, 2015
Cara Alami Untuk Putihkan Gigi
Unknown
Monday, March 30, 2015
buah
,
cara alami
,
DR OZ
,
dr Reisa Broto Asmoro
,
dr Ryan Thamrin
,
gigi putih
,
pakar
,
sehat
,
sikat gigi
,
tips
No comments
:
Gigi putih dan bersih tentunya enak dilihat. Tapi, sudah mencoba menggosok gigi dengan teratur menggunakan pasta, hasilnya juga tidak putih, walaupun bersih dari segala kotoran dan bebas kuman.
Tapi, kali ini giatsehat mendapatkan tips secara alami memutihkan gigi, dikutip dalam acara DR OZ Indonesia, disiarkan Trans TV.
Berikut ini, seperti disampaikan dua host dalam acara itu, dr Ryan Thamrin dan dr Reisa Broto Asmoro :
Ambil satu buah Strawberry masukkan ke dalam mangkok, lalu tuangkan baking soda secukupnya, aduk hingga rata.
Nah, kemudian oleskan bahan yang sudah kita aduk tadi pada sikat gigi. Dan ratakan ke semua bagian gigi, diamkan selama 5 menit, baru kita berkumur-kumur. Terus gosok gigi seperti yang kita lakukan seperti biasa.
Lakukan cara itu 2-3 kali dalam seminggu. Tapi dianjurkan bagi yang mengalami gusi bengkak dan berdarah, jangan gunakan. Sangat gampang dan mudah bukan.
March 29, 2015
Tips Alami Buat Wajah Berseri
Unknown
Sunday, March 29, 2015
DR OZ
,
dr Reisa Broto Asmoro
,
dr Ryan Thamrin
,
pakar
,
sehat
,
tips
,
wajah indah
No comments
:
Berbicara soal wajah sehat dan indah berseri, pasti itu merupakan keinginan setiap wanita. Apalagi mereka yang baru beranjak dewasa, semua kosmetik yang mampu memperindah wajah dicobanya.
Tapi, tidak semua produk itu cocok wajah serta baik untuk digunakan. Dalam hal ini giatsehat punya tips yang berbahan alami untuk mengatasinya, seperti dikutip dalam acara DR OZ Indonesia yang disiarkan Trans TV, Minggu (29/3/2015).
Berikut ini tips yang disampaikan dua host acara itu, dr Ryan Thamrin dan dr Reisa Broto Asmoro :
Ambil dua sendok nasi putih masukkan ke dalam toples. Lalu masukkan ragi satu sendok teh. kemudian adukkan dengan menambahkan setengah gelas air putih. Dan diamkan selama tiga jam.
Nah, setelah menunggu tiga jam, tidak langsung nasi itu dioleskan ke wajah. Tapi, dengan cara disaring, baru yang diambil airnya saja.
Itu bisa digunakan dua kali seharu sehabis mandi, ataupun sesuai kebutuhan Anda. Tips itu katanya bisa membuat wajah Anda lebih berseri, karena akan menggantikan sel kulit yang baru.
Tips Bagi Orangtua Berikan Gizi Untuk Anaknya
Unknown
Sunday, March 29, 2015
anak-anak
,
buah
,
DR OZ
,
gizi
,
Lula Kamal
,
pakar
,
sayur-sayuran
,
sehat
,
tips
No comments
:
Mempunyai anak yang sehat dari sejak kecil, orangtua mana yang tidak mau. Namun, untuk mendapatkan itu pastinya memerlukan gizi yang cukup bagi setiap anak. Terkadang yang membuat sulit anak-anak diusia dini tidak mau mengkonsumsi makanan yang bergizi seperti sayur dan buah.
Untuk mengatasi hal ini, seperti dikutip giatsehat, Minggu (29/3/2015) dalam acara DR OZ Indonesia yang disiarkan Trans TV. dokter Lula Kamal yang juga seorang aktris yang jadi bintang tamu dalam acara itu, berbagi tips atau trik supaya anak-anak mau mengkonsumsi sayuran serta buah-buahan.
Berikut ini tipsnya :
1. Orangtua harus makan sayur-sayuran atau buah-buahan didepan anaknya. Supaya mereka bisa meniru, dan itu harus dibiasakan walaupun sedikit merepotkan.
2. Jika memberi makan kepada anak, orangtua harus jeli, misalnya ingin memberikan wortel. Wortel itu harus dipotong kecil-kecil hingga halus setelah direbus, kemudian dimasukan kedalam nasinya ataupun minumannya, supaya tidak terlihat.
Sangat mudah bukan. Dan trik-trik lain bisa dilakukan orangtua, yang terpenting adalah kesabaran dalam menghadapi anak-anak, agar mau mengkonsumsi makanan bergizi.
March 27, 2015
Cara Mudah Rawat Mata Agar Tetap Sehat
Unknown
Friday, March 27, 2015
indra penglihatan
,
makanan sehat
,
mata
,
sehat
,
terapis
,
tips
No comments
:
Mata merupakan indra penglihatan yang sangat penting bagi kita. Nah, di era yang serba canggih atau jaman teknologi dengan beragam peralatan sangat mudah kita dapatkan. Apalagi mendukung untuk peralatan kerja seperti komputer maupun smartphone.
Namun, disaat kita terlalu sering menggunakan fasilitas itu, karena selalu sibuk menatap layarnya, mungkin itu akan membuat mata lelah, sehingga bisa mempengaruhi kesehatan. Kesibukan itu membuat kita lupa menjaga kesehatan mata.
Bila
Anda peduli dengan kesehatan mata, beberapa hal sederhana bisa Anda lakukan
untuk melatih dan merangsang mata agar tetap sehat. Terapis mata Handan Otay,
melalui Dailymail, menawarkan
beberapa tips sederhana untuk menjaga mata.
1. Melihat ke kejauhan
Menatap
komputer, smartphone, atau buku dalam jarak dekat bisa membuat otot mata
terbebani dan kelelahan. Lakukan hal sebaliknya dengan memandang objek di
kejauhan yang berada lebih dari enam meter. Dengan ini, mata Anda dapat terasa
lebih relaks.
2. Pergi keluar ruangan
Anak-anak
harus dibiarkan sering bermain di luar ruangan agar mereka bisa
mengistirahatkan mata mereka, setelah lama berkonsentrasi pada aktivitas dekat
sepanjang waktu. Namun, disarankan agar topi atau kacamata gelap dikenakan
untuk mencegah radiasi sinar UV.
3. Makan sehat
Pilihlah
makanan yang mengandung karoten, seperti wortel atau makanan beromega 3 yang
ditemukan pada ikan, dan sayuran berdaun hijau yang mengandung antioksidan.
Pilihan diet tersebut dapat membantu mencegah masalah mata.
4. Lebih peduli dengan kesehatan mata
Anak-anak
yang mengalami beberapa gangguan penglihatan mungkin dapat ditemukan sering
menggosok mata mereka atau mengalami kesulitan melihat di malam hari. Beberapa
gejala mungkin dapat terdeteksi, tapi masalah mata tertentu terkadang sulit
dideteksi atau anak Anda tidak mau mengakui kondisinya.
Oleh
karena itu, tidak ada salahnya jika anak atau diri Anda memeriksakan diri ke
dokter mata secara rutin untuk mengetahui masalah mata yang mungkin diderita
atau sejauh mana perubahan pada masalah mata Anda.
March 26, 2015
Lakukan Ini Agar Otak Tetap Encer di Usia Tua
Kerusakan di area kecil di otak para lansia terlihat saat tes MRI (magnetic resonance imaging). Bagian ini disebut hyperitensities putih yang menjadi dasar penelitian ini. Para ilmuwan menilai, tingginya derajat kerusakan ini dikaitkan dengan ketidakmampuan mereka bergerak, seperti misalnya berjalan.
Salah seorang penulis dan peneliti dari Rush University Medical Center di Chicago, Amerika, Debra A Fleischman yang memublikasikan penelitian ini dalam Jurnal American Academy of Neurology mengatakan, hasil temuan ini menggarisbawahi betapa pentingnya mendorong lansia agar lebih aktif seccara fisik demi mencegah masalah lanjutan dan meningkatkan kualitas kesehatan secara umum.
Rutin beraktivitas fisik, kata Debra seperti dikutip dari Zee News, merupakan cara mudah dan murah agar otak tetap tokcer meski usia sudah menua.
Liputan6
March 23, 2015
Rutinitas Ini Ampuh Turunkan Makan Makanan Manis
Unknown
Monday, March 23, 2015
cara
,
diabetes
,
kalori tinggi
,
kurangi makan manis
,
Makanan
,
sehat
,
tips
No comments
:
Berolahraga
atau beraktifitas seperti berjalan kaki bukan hanya akan membuat tubuh Anda
jadi sehat, tapi juga bisa mencegah Anda konsumsi makanan manis, jika selama
ini sulit mengatasinya. Apalagi mengkonsumsi makanan manis berlebihan bisa
terkena diabetes.
Hal itu
berdasarkan sebuah studi yang dipublikasikan di PLOS ONE, bahwa menyempatkan
berjalan kaki selama 15 menit dapat membantu mengekang rasa lapar terhadap
makanan manis.
Para peneliti dari University of Innsbruck di Austria dan Adrian H. Taylor daru Plymouth University, Inggris, merekrut 47 orang dengan kelebihan berat badan yang menyukai makan-makanan manis.
Setiap peserta diminta untuk tidak memakan makanan manis selama tiga hari sebelum mereka dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diminta untuk berjalan kaki selama 15 menit sebelum membuka kotak makanan manis, sementara kelompok kedua langsung membuka kotak makanan tersebut.
Hasilnya didapatkan bahwa para peserta dari kelompok pertama dapat menekan nafsu makannya lebih baik dibanding kelompok kedua. Bukti tersebut dapat menunjukkan bahwa remaja yang memiliki latar belakang ekonomi rendah yang berjalan selama 12 menit sehari secara signifikan dapat meningkatkan kinerja mereka di dalam kelas.
Studi serupa yang dilakukan University of Exeter menemukan bahwa 15 menit berjalan kaki setiap hari dapat mengurangi konsumsi cokelat sampai setengah porsinya.
Dikutip dari Medical Daily, penelitian yang dilakukan pada 78 peserta yang sulit menahan diri terhadap cokelat diminta untuk berjalan kaki selama 15 menit sebelum diberikan tugas-tugas yang dapat menyebabkan stress. Para peserta diberikan cokelat dengan dua ukuran, treat size atau cokelat 15 gram, dan fun size, cokelat 28 gram. Dan banyak para peserta yang melakukan latihan fisik berjalan lebih memilih cokelat yang berukuran 15 gram.
"Mengonsumi makanan berkalori tinggi seperti cokelat sering dipercaya dapat meningkatkan energi dan membantu mengatasi stress dan kebosanan dalam bekerja. Padahal, hal tersebut adalah kebiasaan buruk yang dapat meningkatkan berat badan. Orang-orang sulit mengurangi kebiasaan buruk ini. Dan studi ini menunjukkan bahwa dengan berjalan-jalan singkat, mereka mampu mengatur asupannya," ujar profesor Adrian Taylor, dari University of Exeter.
Para peneliti dari University of Innsbruck di Austria dan Adrian H. Taylor daru Plymouth University, Inggris, merekrut 47 orang dengan kelebihan berat badan yang menyukai makan-makanan manis.
Setiap peserta diminta untuk tidak memakan makanan manis selama tiga hari sebelum mereka dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diminta untuk berjalan kaki selama 15 menit sebelum membuka kotak makanan manis, sementara kelompok kedua langsung membuka kotak makanan tersebut.
Hasilnya didapatkan bahwa para peserta dari kelompok pertama dapat menekan nafsu makannya lebih baik dibanding kelompok kedua. Bukti tersebut dapat menunjukkan bahwa remaja yang memiliki latar belakang ekonomi rendah yang berjalan selama 12 menit sehari secara signifikan dapat meningkatkan kinerja mereka di dalam kelas.
Studi serupa yang dilakukan University of Exeter menemukan bahwa 15 menit berjalan kaki setiap hari dapat mengurangi konsumsi cokelat sampai setengah porsinya.
Dikutip dari Medical Daily, penelitian yang dilakukan pada 78 peserta yang sulit menahan diri terhadap cokelat diminta untuk berjalan kaki selama 15 menit sebelum diberikan tugas-tugas yang dapat menyebabkan stress. Para peserta diberikan cokelat dengan dua ukuran, treat size atau cokelat 15 gram, dan fun size, cokelat 28 gram. Dan banyak para peserta yang melakukan latihan fisik berjalan lebih memilih cokelat yang berukuran 15 gram.
"Mengonsumi makanan berkalori tinggi seperti cokelat sering dipercaya dapat meningkatkan energi dan membantu mengatasi stress dan kebosanan dalam bekerja. Padahal, hal tersebut adalah kebiasaan buruk yang dapat meningkatkan berat badan. Orang-orang sulit mengurangi kebiasaan buruk ini. Dan studi ini menunjukkan bahwa dengan berjalan-jalan singkat, mereka mampu mengatur asupannya," ujar profesor Adrian Taylor, dari University of Exeter.
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)




.jpg)



