Showing posts with label makanan sehat. Show all posts
October 12, 2015
Beragam Manfaat Kacang Tanah Bagi Kesehatan
Unknown
Monday, October 12, 2015
kacang tanah
,
kacang-kacangan
,
kesehatan
,
Makanan
,
makanan sehat
,
manfaat
,
sehat
No comments
:
Kadang orang tidak berani mengkonsumsi banyak kacang tanah, apalagi yang mudah muncul jerawatan di wajah. Padahal
tumbuhan yang bijinya kecil itu mengandung banyak protein.
Manfaatnya
bagi kesehatan yang terdapat dalam kandungan kacang tanah pun beragam,
diantaranya bisa membantu menjaga tingkat kolestrol, karena kacang tanah
tinggi akan mono asam lemak tak jenuh yang akan membantu menurunkan tingkat
kolestrol jahat dari tubuh yang kemudian dapat mencegah risiko penyakit jantung.
Kemudian
baik untuk kulit, yakni mencegah keriput, karena kacang tanah juga mengandung
vitamin E yang dapat membantu mengurangi garis serta kerutan pada kulit. Tidak
hanya itu, kandungan riboflavin dan vitamin B pada kacang juga akan membuat
kulit lebih bersinar.
Selanjutnya
bagi yang mengalami diabetes, bisa membantu mengurangi tingkat gula darah, karena kacang tanah kaya akan mangan yang
membantu menyerap kalsium serta lemak, sehingga mengatur tingkat gula darah.
lalu, bisa membantu mengurangi depresi, karena mengandung tryptophan, yang membantu melepaskan zat kimia khusus mengurangi tanda-tanda depresi. Hal ini juga termasuk dalam meningkatkan mood atau suasana hati.
Begitu juga yang kondisi badan merasa lelah atau lemah, kacang tanah bisa buat sumber energi yang tinggi. Karena kacangan kaya antioksidan serta mineral. Tak hanya itu, kacang tanah juga dapat menurunkan berat badan karena mereka tindak tinggi karbohidrat serta lemak dibanding kacang lainnya.
Berikut manfaatnya, bisa membantu mencegah berbagai kanker, karena kacang tanah juga merupakan sumber asam p-coumaric yang membantu mengurangi risiko kanker perut dan untuk perempuan kacang tanah dapat mengurangi risiko kanker usus besar hingga 40 persen.
Bagi yang rambutnya mulai rontok, bisa juga mengkonsumsi kacang tanah, karena bisa membantu pertumbuhan rambut. Asam lemak omega3 yang terkandung di dalam kacang akan membantu menumbuhkan rambut yang sehat. Kandungan vitamin E-nya juga mampu mengurangi rambut yang mulai menipis dan meningkatkan sirkulasi darah di daerah kulit kepala.
Terakhir bisa mengurangi risiko batu empedu. Baik kacang tanah dalam bentuk alami atau pun berbentuk selai, ini akan baik untuk mengurangi risiko batu empedu di dalam tubuh yang kemudian mencegah berbagai infeksi kantung empedu dan hati hingga 50 persen.
lalu, bisa membantu mengurangi depresi, karena mengandung tryptophan, yang membantu melepaskan zat kimia khusus mengurangi tanda-tanda depresi. Hal ini juga termasuk dalam meningkatkan mood atau suasana hati.
Begitu juga yang kondisi badan merasa lelah atau lemah, kacang tanah bisa buat sumber energi yang tinggi. Karena kacangan kaya antioksidan serta mineral. Tak hanya itu, kacang tanah juga dapat menurunkan berat badan karena mereka tindak tinggi karbohidrat serta lemak dibanding kacang lainnya.
Berikut manfaatnya, bisa membantu mencegah berbagai kanker, karena kacang tanah juga merupakan sumber asam p-coumaric yang membantu mengurangi risiko kanker perut dan untuk perempuan kacang tanah dapat mengurangi risiko kanker usus besar hingga 40 persen.
Bagi yang rambutnya mulai rontok, bisa juga mengkonsumsi kacang tanah, karena bisa membantu pertumbuhan rambut. Asam lemak omega3 yang terkandung di dalam kacang akan membantu menumbuhkan rambut yang sehat. Kandungan vitamin E-nya juga mampu mengurangi rambut yang mulai menipis dan meningkatkan sirkulasi darah di daerah kulit kepala.
Terakhir bisa mengurangi risiko batu empedu. Baik kacang tanah dalam bentuk alami atau pun berbentuk selai, ini akan baik untuk mengurangi risiko batu empedu di dalam tubuh yang kemudian mencegah berbagai infeksi kantung empedu dan hati hingga 50 persen.
April 09, 2015
Makanan Sehat Itu Tidak Mahal Loh
Unknown
Thursday, April 09, 2015
aman
,
Hari Kesehatan Dunia
,
hidup bersih
,
makanan sehat
,
menteri kesehatan
,
Nila Moeloek
,
pakar
,
sehat
,
WHO
No comments
:
Untuk mendapatkan makanan yang aman dan sehat itu padahal tidak perlu mahal. Sebab, yang
menentukan keamanan dan kesehatan makanan adalah higienitas dan perilaku hidup
bersih, termasuk dalam memasak dan memilih makanan.
Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan Nila Moeloekpada puncak peringatan Hari Kesehatan Dunia, di Balai Kota Jakarta Utara, Selasa (7/4). di tingkat global, tema yang dipilih pada Hari Kesehatan Sedunia tahun ini adalah "Food Safety", sedangkan tema nasionalnya adalah "Pilih dan Konsumsi Pangan yang Aman dan Sehat".
Menkes menambahkan, makanan yang aman dan sehat dimulai dari rumah, termasuk menyiapkan bahan serta memasak dan menyajikan dengan baik dan benar. Semuanya itu tidak memerlukan biaya yang mahal. "Kata kuncinya adalah perhatikan aspek kebersihan dan higienitas," ujar Menkes.
Menurut Menkes, tema Hari Kesehatan Sedunia tentang keamanan pangan sangat terkait dengan upaya pengendalian faktor risiko penyakit bawaan pangan untuk mencegah kejadian luar biasa keracunan pangan.
Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan M Subuh menambahkan, pengawasan pangan untuk memastikan keamanan pangan dilakukan oleh berbagai lembaga pemerintah sejak dulu. Kementerian Pertanian berperan dalam pengawasan hasil panen. Adapun tugas pengawasan produk makanan minuman olahan dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan.
Kementerian Kesehatan, ujar Subuh, berperan dalam melakukan promosi dan edukasi terkait keamanan dan kesehatan pangan.
Sekretaris Jenderal Perhimpunan Gastroenterologi Indonesia Ari Fahrial Syam mengutarakan, edukasi masyarakat seputar makanan yang sehat dan aman penting dilakukan mengingat kesadaran masyarakat dalam memilih makanan aman dan sehat masih terbatas. Selain itu, penindakan tegas perlu dilakukan terhadap mereka yang memproduksi makanan tidak aman dan tidak sehat.
Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan Nila Moeloekpada puncak peringatan Hari Kesehatan Dunia, di Balai Kota Jakarta Utara, Selasa (7/4). di tingkat global, tema yang dipilih pada Hari Kesehatan Sedunia tahun ini adalah "Food Safety", sedangkan tema nasionalnya adalah "Pilih dan Konsumsi Pangan yang Aman dan Sehat".
Menkes menambahkan, makanan yang aman dan sehat dimulai dari rumah, termasuk menyiapkan bahan serta memasak dan menyajikan dengan baik dan benar. Semuanya itu tidak memerlukan biaya yang mahal. "Kata kuncinya adalah perhatikan aspek kebersihan dan higienitas," ujar Menkes.
Menurut Menkes, tema Hari Kesehatan Sedunia tentang keamanan pangan sangat terkait dengan upaya pengendalian faktor risiko penyakit bawaan pangan untuk mencegah kejadian luar biasa keracunan pangan.
Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan M Subuh menambahkan, pengawasan pangan untuk memastikan keamanan pangan dilakukan oleh berbagai lembaga pemerintah sejak dulu. Kementerian Pertanian berperan dalam pengawasan hasil panen. Adapun tugas pengawasan produk makanan minuman olahan dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan.
Kementerian Kesehatan, ujar Subuh, berperan dalam melakukan promosi dan edukasi terkait keamanan dan kesehatan pangan.
Sekretaris Jenderal Perhimpunan Gastroenterologi Indonesia Ari Fahrial Syam mengutarakan, edukasi masyarakat seputar makanan yang sehat dan aman penting dilakukan mengingat kesadaran masyarakat dalam memilih makanan aman dan sehat masih terbatas. Selain itu, penindakan tegas perlu dilakukan terhadap mereka yang memproduksi makanan tidak aman dan tidak sehat.
Ancaman bagi
kesehatan
Sebagaimana diberitakan, makanan tidak aman yang berbahaya bagi kesehatan menjadi masalah di Indonesia, terutama akibat pencemaran mikroba. Salah satu penyebabnya ialah lemahnya keterpaduan penanganan lintas instansi pemerintah, terutama dengan pemerintah daerah, dan tanggung jawab keamanan pangan tersebar di sejumlah instansi.
"Kita sudah memiliki regulasi lengkap terkait keamanan pangan. Namun, kapasitas daerah, terutama terkait penganggaran, menjadi salah satu tantangan," kata Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Roy Sparringa, Senin, di Jakarta (Kompas, 7/4).
Roy mencontohkan, di salah satu kabupaten di Pulau Jawa, pemerintah daerah setempat hanya mengalokasikan anggaran Rp 30 juta untuk keamanan pangan. Padahal, tahun lalu, BPOM menerapkan program keamanan pangan desa di tiga kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan anggaran sekitar Rp 50 juta untuk satu desa.
Di sisi lain, penindakan terhadap industri, termasuk industri rumah tangga, yang terbukti memproduksi pangan tak aman masih minim. BPOM hanya bisa menyita produk. Adapun penarikan izin edar merupakan wewenang pemerintah daerah.
Hari Kesehatan Dunia yang diperingati setiap 7 April dan kali ini bertema "Keamanan Pangan" diharapkan menjadi momentum memperkuat kerja sama dan komitmen semua instansi pemerintah pusat dan daerah.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berpandangan keamanan pangan sebagai masalah global seharusnya mendapatkan prioritas perhatian. Data global Foodborne Disease Burden Epidemiology Reference Group WHO 2010 menyebutkan, diperkirakan ada 582 juta kasus penyakit, terdiri dari 22 macam penyakit pencernaan bersumber dari makanan dan 351.000 kematian terkait penyakit itu. Salmonella typhi menyebabkan gangguan pencernaan yang menimbulkan kematian terbanyak (52.000 kematian), disusul Escherichia coli (37.000 kematian) dan norovirus (35.000 kematian).
Di Indonesia, penyakit bersumber dari makanan yang dominan di antaranya diare dan disentri. Menurut Riset Kesehatan Dasar, insiden diare di Indonesia 3,5 persen. Lima provinsi dengan insiden dan periode prevalensi tertinggi ialah Papua, Sulawesi Selatan, Aceh, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tengah. Insiden diare pada kelompok usia balita mencapai 10,2 persen.
Data BPOM menunjukkan, cemaran mikroba menjadi ancaman utama dalam pangan jajanan anak sekolah. Data pengawasan pangan jajanan anak sekolah oleh BPOM 2009-2014, angka cemaran oleh mikroba pada semua pangan yang tak memenuhi syarat di atas 50 persen.
Pada 2014, ada 23,82 persen pangan tidak memenuhi syarat dari semua sampel pangan jajanan anak sekolah yang dicurigai tak aman. Dari pangan yang tak memenuhi syarat, 74,89 persen tercemar mikroba. Sisanya tak memenuhi syarat karena memakai bahan berbahaya atau bahan tambahan pangan secara berlebih.
Sebagaimana diberitakan, makanan tidak aman yang berbahaya bagi kesehatan menjadi masalah di Indonesia, terutama akibat pencemaran mikroba. Salah satu penyebabnya ialah lemahnya keterpaduan penanganan lintas instansi pemerintah, terutama dengan pemerintah daerah, dan tanggung jawab keamanan pangan tersebar di sejumlah instansi.
"Kita sudah memiliki regulasi lengkap terkait keamanan pangan. Namun, kapasitas daerah, terutama terkait penganggaran, menjadi salah satu tantangan," kata Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Roy Sparringa, Senin, di Jakarta (Kompas, 7/4).
Roy mencontohkan, di salah satu kabupaten di Pulau Jawa, pemerintah daerah setempat hanya mengalokasikan anggaran Rp 30 juta untuk keamanan pangan. Padahal, tahun lalu, BPOM menerapkan program keamanan pangan desa di tiga kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan anggaran sekitar Rp 50 juta untuk satu desa.
Di sisi lain, penindakan terhadap industri, termasuk industri rumah tangga, yang terbukti memproduksi pangan tak aman masih minim. BPOM hanya bisa menyita produk. Adapun penarikan izin edar merupakan wewenang pemerintah daerah.
Hari Kesehatan Dunia yang diperingati setiap 7 April dan kali ini bertema "Keamanan Pangan" diharapkan menjadi momentum memperkuat kerja sama dan komitmen semua instansi pemerintah pusat dan daerah.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berpandangan keamanan pangan sebagai masalah global seharusnya mendapatkan prioritas perhatian. Data global Foodborne Disease Burden Epidemiology Reference Group WHO 2010 menyebutkan, diperkirakan ada 582 juta kasus penyakit, terdiri dari 22 macam penyakit pencernaan bersumber dari makanan dan 351.000 kematian terkait penyakit itu. Salmonella typhi menyebabkan gangguan pencernaan yang menimbulkan kematian terbanyak (52.000 kematian), disusul Escherichia coli (37.000 kematian) dan norovirus (35.000 kematian).
Di Indonesia, penyakit bersumber dari makanan yang dominan di antaranya diare dan disentri. Menurut Riset Kesehatan Dasar, insiden diare di Indonesia 3,5 persen. Lima provinsi dengan insiden dan periode prevalensi tertinggi ialah Papua, Sulawesi Selatan, Aceh, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tengah. Insiden diare pada kelompok usia balita mencapai 10,2 persen.
Data BPOM menunjukkan, cemaran mikroba menjadi ancaman utama dalam pangan jajanan anak sekolah. Data pengawasan pangan jajanan anak sekolah oleh BPOM 2009-2014, angka cemaran oleh mikroba pada semua pangan yang tak memenuhi syarat di atas 50 persen.
Pada 2014, ada 23,82 persen pangan tidak memenuhi syarat dari semua sampel pangan jajanan anak sekolah yang dicurigai tak aman. Dari pangan yang tak memenuhi syarat, 74,89 persen tercemar mikroba. Sisanya tak memenuhi syarat karena memakai bahan berbahaya atau bahan tambahan pangan secara berlebih.
March 27, 2015
Cara Mudah Rawat Mata Agar Tetap Sehat
Unknown
Friday, March 27, 2015
indra penglihatan
,
makanan sehat
,
mata
,
sehat
,
terapis
,
tips
No comments
:
Mata merupakan indra penglihatan yang sangat penting bagi kita. Nah, di era yang serba canggih atau jaman teknologi dengan beragam peralatan sangat mudah kita dapatkan. Apalagi mendukung untuk peralatan kerja seperti komputer maupun smartphone.
Namun, disaat kita terlalu sering menggunakan fasilitas itu, karena selalu sibuk menatap layarnya, mungkin itu akan membuat mata lelah, sehingga bisa mempengaruhi kesehatan. Kesibukan itu membuat kita lupa menjaga kesehatan mata.
Bila
Anda peduli dengan kesehatan mata, beberapa hal sederhana bisa Anda lakukan
untuk melatih dan merangsang mata agar tetap sehat. Terapis mata Handan Otay,
melalui Dailymail, menawarkan
beberapa tips sederhana untuk menjaga mata.
1. Melihat ke kejauhan
Menatap
komputer, smartphone, atau buku dalam jarak dekat bisa membuat otot mata
terbebani dan kelelahan. Lakukan hal sebaliknya dengan memandang objek di
kejauhan yang berada lebih dari enam meter. Dengan ini, mata Anda dapat terasa
lebih relaks.
2. Pergi keluar ruangan
Anak-anak
harus dibiarkan sering bermain di luar ruangan agar mereka bisa
mengistirahatkan mata mereka, setelah lama berkonsentrasi pada aktivitas dekat
sepanjang waktu. Namun, disarankan agar topi atau kacamata gelap dikenakan
untuk mencegah radiasi sinar UV.
3. Makan sehat
Pilihlah
makanan yang mengandung karoten, seperti wortel atau makanan beromega 3 yang
ditemukan pada ikan, dan sayuran berdaun hijau yang mengandung antioksidan.
Pilihan diet tersebut dapat membantu mencegah masalah mata.
4. Lebih peduli dengan kesehatan mata
Anak-anak
yang mengalami beberapa gangguan penglihatan mungkin dapat ditemukan sering
menggosok mata mereka atau mengalami kesulitan melihat di malam hari. Beberapa
gejala mungkin dapat terdeteksi, tapi masalah mata tertentu terkadang sulit
dideteksi atau anak Anda tidak mau mengakui kondisinya.
Oleh
karena itu, tidak ada salahnya jika anak atau diri Anda memeriksakan diri ke
dokter mata secara rutin untuk mengetahui masalah mata yang mungkin diderita
atau sejauh mana perubahan pada masalah mata Anda.
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)


.jpg)
